Inggris Bebaskan 26.000 Napi Lebih Cepat Akibat Kekurangan Ruang Penjara

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:01 WIB
loading...
Inggris Bebaskan 26.000...
Para narapidana di penjara Inggris. Foto/anadolu
A A A
LONDON - Inggris membebaskan lebih dari 26.000 narapidana, beberapa di antaranya menjalani hukuman panjang. Langkah ini sebagai bagian dari program keadilan lunak yang bertujuan mengurangi kepadatan di penjara.

Kebijakan ini dilaporkan Daily Mail, mengutip data pemerintah. “Di antara mereka yang dibebaskan antara September 2024 dan Maret 2025 terdapat 248 narapidana yang dijatuhi hukuman 14 tahun penjara atau lebih karena melakukan kejahatan berat,” ungkap artikel yang dimuat di surat kabar tersebut pada hari Minggu (10/8/2025).

Mayoritas narapidana yang dibebaskan kabinet Perdana Menteri (PM) Keir Starmer adalah warga negara Inggris, tetapi terdapat juga lebih dari 2.600 warga negara asing, menurut data tersebut.

Rata-rata 3.461 narapidana dibebaskan setiap bulan melalui skema ini, yang memungkinkan beberapa narapidana untuk keluar setelah menjalani 40% dari masa hukuman mereka.

Berdasarkan angka ini, Daily Mail memperkirakan jumlah total narapidana yang dibebaskan bisa mencapai 45.000 napi pada akhir tahun pertama program tersebut.

Menurut surat kabar tersebut, para narapidana berterima kasih kepada Starmer setelah dibebaskan dan bersumpah untuk menjadi "pemilih Partai Buruh seumur hidup."

Namun, beberapa dari mereka melakukan kejahatan baru hanya beberapa jam setelah dibebaskan, menurut laporan tersebut.

Ketika ditanya tentang program tersebut, seorang juru bicara Kementerian Kehakiman mengatakan kabinet Partai Buruh "tidak punya pilihan selain mengambil tindakan tegas untuk menghentikan penjara yang penuh sesak dan membuat polisi tidak dapat melakukan penangkapan" setelah pemerintahan Konservatif sebelumnya membuat lembaga pemasyarakatan Inggris berada dalam kesulitan.

"Kami sedang membangun 14.000 tempat penjara dan mereformasi hukuman agar penjara tidak pernah kehabisan ruang lagi," ungkap juru bicara itu.

Juru bicara kehakiman Partai Konservatif, Robert Jenrick, mengatakan jumlah penjahat yang dibebaskan "mengejutkan," dan menambahkan hal itu menjelaskan "mengapa Inggris merasa tanpa hukum."

“Publik Inggris muak dengan keadilan yang lunak," ujar Jenrick kepada Daily Mail.

Pemimpin Reform UK, Nigel Farage, mengklaim bulan lalu bahwa tingkat kejahatan di Inggris telah melonjak 50% sejak tahun 1990-an dan akibatnya negara tersebut "menghadapi keruntuhan sosial".

Menurut data Kementerian Dalam Negeri, kejahatan bersenjata pisau di Inggris dan Wales meningkat 87% selama dekade terakhir, dengan hampir 55.000 insiden pada tahun 2024 saja.

Pada bulan Juli, sebuah studi menunjukkan 39% dari seluruh pencurian ponsel di seluruh Eropa kini terjadi di Inggris.

Baca juga: India Kirim 20.000 Pekerja ke Israel untuk Gantikan Warga Palestina sejak Genosida Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Eks Wamenaker Noel Resmi...
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Bahaya yang Timbul Akibat...
Bahaya yang Timbul Akibat Tubuh Kekurangan Vitamin B12
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved