Manila Prihatin 2 Kapal China Tabrakan saat Kejar Kapal Filipina

Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:23 WIB
loading...
Manila Prihatin 2 Kapal...
Kapal Penjaga Pantai dan kapal perang Angkatan Laut China tabrakan saat mengejar kapal patroli Filipina di Laut China Selatan, Senin (11/8/2025). Foto/Penjaga Pantai Filipina
A A A
MANILA - Manila pada hari Selasa (12/8/2025) menyatakan keprihatinan serius setelah dua kapal China bertabrakan saat mengejar kapal patroli Filipina di Scarborough Shoal, Laut China Selatan, pada Senin kemarin.

Kementerian Luar Negeri Filipina menggambarkan insiden itu sebagai "manuver berbahaya dan gangguan yang melanggar hukum" oleh kapal-kapal Beijing.

"Tindakan mereka tidak hanya menimbulkan bahaya besar bagi personel dan kapal Filipina, tetapi juga mengakibatkan tabrakan yang tidak diinginkan antara kedua kapal China tersebut," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Hendak Kejar Kapal Filipina, Kapal-kapal China Malah Tabrakan di Laut China Selatan

Sebuah kapal Angkatan Laut China bertabrakan dengan kapal Penjaga Pantai China yang lebih kecil saat kapal tersebut sedang mengejar salah satu kapal Penjaga Pantai Filipina di perairan sengketa tersebut. Pihak Penjaga Pantai Filipina telah merilis rekaman video insiden itu.

Kementerian Pertahanan China dan kedutaan besarnya di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan Kementerian Luar Negeri Filipina.

Pada hari Senin, Penjaga Pantai China mengatakan telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengusir kapal-kapal Filipina dari perairan di sekitar Scarborough Shoal.

Filipina mengatakan telah menawarkan bantuan medis dan dukungan lainnya kepada pihak China, termasuk tawaran untuk menarik kapal Penjaga Pantai China yang rusak keluar dari wilayah tersebut.

“Insiden kemarin menunjukkan pentingnya mematuhi aturan maritim internasional,” kata Kementerian Luar Negeri Filipina. Kementerian tersebut menegaskan kembali komitmennya terhadap diplomasi dan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

Konfrontasi hari Senin menandai insiden terbaru dari serangkaian insiden di tengah meningkatnya ketegangan antara Manila dan Beijing terkait sengketa wilayah di Laut China Selatan.

Putusan pengadilan arbitrase internasional tahun 2016 membatalkan klaim Beijing yang luas di wilayah tersebut, dengan menyatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum internasional, sebuah keputusan yang ditolak China.

Laksamana Muda Roy Trinidad, juru bicara Angkatan Laut Filipina untuk Laut China Selatan, memperingatkan dalam jumpa pers pada hari Selasa bahwa insiden serupa dapat terjadi lagi selama China terus melakukan apa yang disebutnya sebagai kegiatan "ilegal, koersif, agresif, dan menipu" di jalur perairan strategis tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Berita Terkini
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved