Dana Kekayaan Norwegia Senilai Rp30.973 Triliun Lakukan Divestasi dari 11 Perusahaan Israel, Pukulan bagi Zionis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:29 WIB
loading...
Dana Kekayaan Norwegia...
Dana kekayaan negara Norwegia senilai lebih dari Rp30.973 melakukan divestasi dari 11 perusahaan Israel sebagai protes atas perang brutal Zionis di Gaza. Foto/UNRWA/Abdallah El Hajj
A A A
OSLO - Dana kekayaan negara Norwegia senilai USD1,9 triliun (lebih dari Rp30.973) telah melakukan divestasi dari 11 perusahaan Israel dan mengakhiri semua kontrak dengan manajer eksternal di Israel. Langkah yang menjadi pukulan bagi rezim Zionis.

Tindakan Norges Bank Investment Management (NBIM)—nama resmi dana kekayaan negara tersebut—diambil setelah rakyat Norwegia protes atas investasi yang terkait dengan perang brutal Israel di Gaza.

Tekanan terhadap NBIM telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, mencerminkan kekhawatiran domestik atas penderitaan di wilayah kantong Palestina tersebut.

Baca Juga: Tentara Israel Membantai 262 Buaya di Palestina, untuk Apa?

NBIM memegang saham di sekitar 61 perusahaan Israel hingga akhir Juni tahun ini, kata dana kekayaan negara Norwegia itu dalam sebuah pernyataan.

"Kami mengambil langkah-langkah ini dalam situasi konflik yang sangat khusus," kata CEO NBIM, Nicolai Tangen, menggambarkan apa yang terjadi di Gaza sebagai "krisis kemanusiaan yang serius."

Langkah ini menyusul tinjauan Kementerian Keuangan atas kepemilikan NBIM di Israel.

Dana kekayaan ini sebagian besar merupakan pelacak indeks, tetapi dengan beberapa ruang untuk manajemen aktif. NBIM mengatakan akan mengakhiri semua manajemen aktifnya di Israel. Total kepemilikannya di negara itu mewakili 0,1% dari dana tersebut, atau sekitar USD2 miliar sebelum divestasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
5 Alasan Israel Lakukan...
5 Alasan Israel Lakukan Penarikan Pasukan Besar-besaran dari Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved