Aktivitas Militer China di Selat Tsushima Picu Kekhawatiran Jepang

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:26 WIB
loading...
A A A
Berbeda dengan China, Jepang selalu berhati-hati dalam perilaku maritimnya. Contohnya, pada September 2024, kapal perang Jepang melakukan pelayaran pertama kali melalui Selat Taiwan yang memicu protes dari Beijing.

Kapal JS Sazanami bersama kapal Australia dan Selandia Baru berlayar ke latihan militer di Laut China Selatan, menandai pergeseran signifikan kebijakan Jepang yang sebelumnya menghindari selat tersebut agar tidak memprovokasi China.

China, di sisi lain, tak pernah menahan diri dan kerap mendorong ekspansi dengan mengabaikan negara lain.

Pada Oktober 2022, kapal intelijen Dongdiao milik China melewati Selat Tsushima dan memasuki Laut China Timur, membuat Angkatan Laut Jepang siaga penuh. Peristiwa ini kembali memperlihatkan ketidakpercayaan terhadap China dalam menjaga keamanan kawasan.

Selat Tsushima dan Signifikansinya


Selat ini merupakan jalur pelayaran vital bagi China, baik untuk kepentingan ekonomi maupun militer. Sebagai negara dagang yang bergantung pada transportasi laut, China melihat Selat Tsushima sebagai pintu gerbang penting ke pasar global.

Secara strategis, selat ini memungkinkan Beijing memproyeksikan kekuatan angkatan lautnya di luar pesisirnya, menjadi bagian penting dalam strategi angkatan laut China di Asia Timur Laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved