Aktivitas Militer China di Selat Tsushima Picu Kekhawatiran Jepang

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:26 WIB
loading...
Aktivitas Militer China...
Kapal militer China sudah dua kali muncul Selat Tsushima pada bulan ini, memicu kekhawatiran Jepang terkait niat Beijng. Foto/Monitor.co.ug
A A A
JAKARTA - Baru-baru ini, kapal penyelamat kapal selam baru milik China terdeteksi oleh Angkatan Laut Bela Diri Jepang di Selat Tsushima, yang otomatis memicu kecurigaan terhadap niat Beijing.

Mengutip dari Monitor.co.ug, Selasa (12/8/2025), ini merupakan insiden kedua dalam dua hari terakhir di bulan Agustus, di mana kapal China melintasi Selat Tsushima. Dua kapal perusak tipe 052D dan satu kapal pengisian bahan bakar tipe 903 dari Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) melintasi selat tersebut dan memasuki Laut Jepang.

Aksi provokatif ini meningkatkan kekhawatiran Jepang atas meningkatnya aktivitas militer China di kawasan, terlebih laporan Kementerian Pertahanan Jepang menyebut China sebagai "tantangan strategis terbesar dan belum pernah terjadi sebelumnya" bagi Tokyo dan para sekutu.

Baca Juga: Hendak Kejar Kapal Filipina, Kapal-kapal China Malah Tabrakan di Laut China Selatan

Beijing berusaha meremehkan insiden ini agar tidak menjadi aib di mata dunia. Para ahli militer China menyatakan bahwa pelayaran tersebut sesuai hukum internasional dan merupakan bagian dari latihan rutin di laut jauh.

Namun, para ahli internasional mencurigai pergerakan kapal-kapal ini yang sangat dekat dengan perairan teritorial Jepang. Jepang secara tegas menyatakan keprihatinannya atas percepatan aktivitas militer China yang meluas dari pesisir barat daya hingga ke Pasifik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Balas Dendam! Iran Gempur...
Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Sirine Meraung-raung
Rekomendasi
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Berita Terkini
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved