Tentara Israel Membantai 262 Buaya di Palestina, untuk Apa?

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:06 WIB
loading...
A A A
"Keputusan ini dibuat berdasarkan pendapat mendesak dari para ahli veteriner bahwa buaya-buaya Nil di peternakan tersebut dipelihara di kompleks telantar dalam kondisi buruk yang merupakan penyiksaan hewan, dan tanpa akses yang memadai terhadap makanan, yang telah mendorong mereka ke dalam perilaku kanibalisme," kata Administrasi Sipil.

Seorang sumber keamanan Israel mengatakan kepada Ynet bahwa pemilik peternakan menolak untuk mengamankan kompleks tersebut dan oleh karena itu peternakan itu menimbulkan "risiko signifikan bagi permukiman".

Menurut Bitan, terdapat sekitar 800 buaya di peternakan tersebut.

Bitan mengatakan kepada Haaretz bahwa petugas Administrasi Sipil tiba di peternakan di Petzael, sekitar 20 km di utara Jericho, menguras air danau tempat mereka tinggal, menembak ratusan buaya, lalu memuatnya ke truk.

"Administrasi Sipil tidak membantu saya menemukan solusi," kata Bitan kepada Haaretz.

"Saya sudah memiliki perjanjian dengan sebuah perusahaan di Maroko untuk memindahkan buaya-buaya tersebut ke taman wisata di negara itu, tetapi tidak terlaksana karena perang," imbuh Bitan.

"Baru-baru ini ada negara lain yang hampir saya setujui. Namun, Administrasi Sipil memutuskan untuk masuk ke wilayah pribadi dan melakukan apa pun yang mereka inginkan," paparnya.

Peternakan tersebut merupakan objek wisata dan juga digunakan untuk produksi dan penjualan kulit buaya ke luar negeri. Menurut Channel 12, hingga awal tahun 2000-an, sekitar 3.000 buaya diimpor ke peternakan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Babak Kedua Prancis...
Babak Kedua Prancis vs Irak Tertunda Akibat Badai Petir
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Berita Terkini
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved