Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 07:10 WIB
loading...
A A A
Pakistan sedang mengembangkan dua varian rudal jelajah peluncuran udara (ALCM) Ra'ad untuk melengkapi jumlah bom gravitasi nuklirnya yang terbatas. Kedua versi tersebut saat ini diyakini belum beroperasi.

Sedangkan pesawat Mirage III dan kemungkinan Mirage V diperkirakan akan berfungsi sebagai pesawat berkemampuan nuklir utama Pakistan. Menurut laporan SIPRI, pesawat tempur JF-17 yang diproduksi secara lokal akan mengemban peran ini di masa mendatang, dengan ALCM Ra'ad terintegrasi ke dalam rangkaian persenjataannya.

Salah satu perkembangan signifikan adalah rudal jarak menengah Ababeel milik Pakistan, yang dilaporkan mampu meluncurkan beberapa kendaraan re-entry yang dapat ditargetkan secara independen (MIRV). Hingga awal 2025, rudal tersebut belum dikerahkan secara operasional. Para analis memandang upaya Pakistan untuk mendapatkan MIRV sebagai balasan atas akuisisi sistem pertahanan rudal balistik canggih oleh India, termasuk S-400 buatan Rusia.

2. Komponen Angkatan Laut


Menurut laporan SIPRI, Pakistan sedang berupaya membangun kemampuan serangan kedua yang kredibel melalui kekuatan nuklir berbasis laut. SLCM Babur-3, yang diuji pada tahun 2017 dan 2018, dirancang untuk mempersenjatai tiga kapal selam diesel-listrik Agosta-90B milik Angkatan Laut Pakistan. Kemampuan ini, setelah beroperasi, akan melengkapi triad nuklir Pakistan.

Hasil pasti dari hulu ledak Pakistan tidak diketahui. Uji coba yang jelas menunjukkan hasil maksimum sekitar 12 kiloton. Meskipun ada kemungkinan bahwa hulu ledak fisi yang ditingkatkan dengan hasil yang lebih tinggi telah dikembangkan sejak saat itu, tidak ada bukti sumber terbuka mengenai desain termonuklir dua tahap.

Pakistan dilaporkan menyimpan hulu ledak nuklirnya secara terpisah dari sistem pengiriman di masa damai. Perkiraan SIPRI mencakup sekitar delapan "hulu ledak lain yang disimpan" yang mungkin ditujukan untuk sistem masa depan seperti rudal Shaheen-III.

Kementerian Luar Negeri India mengeluarkan pernyataan kecaman pada hari Senin, menyebut komentar Munir sebagai "serangan nuklir yang mengancam" dan "barang dagangan" bagi militer Pakistan.

"Masyarakat internasional dapat menarik kesimpulannya sendiri tentang ketidakbertanggungjawaban yang melekat dalam pernyataan tersebut, yang juga memperkuat keraguan yang telah lama ada tentang integritas komando dan kendali nuklir di negara di mana militer bekerja sama erat dengan kelompok teroris," kata kementerian itu, seperti dikutip NDTV, Selasa (12/8/2025).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved