Deretan Reaksi Dunia Melawan Pencaplokan Gaza yang Diusung PM Netanyahu

Minggu, 10 Agustus 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
"Keputusan ini tidak hanya melanggar perjanjian dengan Uni Eropa yang diumumkan oleh Perwakilan Tinggi pada 19 Juli, tetapi juga merusak prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan nilai-nilai universal," tambah Costa, yang memimpin Dewan Eropa yang mewakili negara-negara anggota Uni Eropa, dalam sebuah pernyataan di X.

7. Presiden Komisi Eropa

Ursula von der Leyen, kepala cabang eksekutif Uni Eropa, mengatakan Israel harus mempertimbangkan kembali rencananya untuk menguasai Kota Gaza.

"Keputusan pemerintah Israel untuk memperpanjang operasi militernya di Gaza harus dipertimbangkan kembali," tulisnya di X.

8. Australia, Jerman, Italia, Selandia Baru, Inggris

Para menteri luar negeri Australia, Jerman, Italia, Selandia Baru, dan Inggris mengecam rencana Israel dalam sebuah pernyataan bersama pada Jumat malam, dengan mengatakan bahwa rencana tersebut berisiko "melanggar hukum humaniter internasional".

Hal ini juga akan "memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah parah, membahayakan nyawa para sandera, dan semakin meningkatkan risiko Pengungsian massal warga sipil”.

“Setiap upaya aneksasi atau perluasan permukiman melanggar hukum internasional,” tambah pernyataan itu.

9. Perdana Menteri Inggris

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut keputusan Israel untuk meningkatkan operasi militer di Gaza “salah” dan mendesak pengekangan.

“Keputusan pemerintah Israel untuk meningkatkan serangannya di Gaza adalah salah, dan kami mendesak mereka untuk segera mempertimbangkan kembali,” ujarnya.

“Tindakan ini tidak akan mengakhiri konflik ini atau membantu mengamankan pembebasan para sandera. Tindakan ini hanya akan membawa lebih banyak pertumpahan darah.”

Baca Juga: Panglima Militer Israel Marah Rencana Netanyahu Caplok Gaza

10. Jerman

Kanselir Friedrich Merz mengatakan Jerman tidak akan mengizinkan ekspor peralatan militer apa pun ke Israel yang dapat digunakan di Gaza "hingga pemberitahuan lebih lanjut".

"Tindakan militer yang lebih keras oleh tentara Israel di Jalur Gaza, yang disetujui oleh kabinet Israel tadi malam, semakin mempersulit pemerintah Jerman untuk melihat bagaimana tujuan-tujuan ini akan tercapai," ujarnya.

"Dalam situasi ini, pemerintah Jerman tidak akan mengizinkan ekspor peralatan militer apa pun yang dapat digunakan di Jalur Gaza hingga pemberitahuan lebih lanjut."

11. Prancis

Prancis mengecam rencana Israel untuk membangun kendali militer atas Kota Gaza, memperingatkan bahwa hal itu akan menyebabkan kebuntuan dalam upaya menemukan solusi jangka panjang untuk konflik tersebut.

"Tindakan semacam itu akan menjadi pelanggaran serius lebih lanjut terhadap hukum internasional dan mengarah pada jalan buntu total," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial.

"Tindakan tersebut akan merusak aspirasi sah rakyat Palestina untuk hidup damai dalam negara yang layak, berdaulat, dan bersebelahan, serta menimbulkan ancaman bagi stabilitas regional."

12. China

China menyatakan "kekhawatiran serius" atas rencana Israel untuk menguasai Kota Gaza dan mendesaknya untuk "segera menghentikan tindakan berbahayanya".

"Gaza adalah milik rakyat Palestina dan merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Palestina," ujar seorang juru bicara kementerian kepada kantor berita AFP dalam sebuah pesan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui...
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui Rombongan PM Singapura saat Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini
6 Brigjen Pol Dimutasi...
6 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Lemdiklat Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Teman Belanja Pintar...
Teman Belanja Pintar di Era Serba Cepat, Kini Hadir Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba
Berita Terkini
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved