Deretan Reaksi Dunia Melawan Pencaplokan Gaza yang Diusung PM Netanyahu

Minggu, 10 Agustus 2025 - 04:55 WIB
loading...
Deretan Reaksi Dunia...
Banyak negara memberikan reaksi melawan pencaplokan Gaza yang diusung PM Benjamin Netanyahu. Foto/X/@belkiswille
A A A
GAZA - Kabinet keamanan Israel menyetujui rencana untuk mencaplok Kota Gaza . Itu memicu kecaman internasional yang semakin besar dengan para pemimpin dunia memperingatkan konsekuensi kemanusiaan yang mengerikan.

Rencana untuk mengambil alih kota terbesar di Gaza diumumkan pada hari Jumat, sehari setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel bermaksud untuk mengambil alih kendali militer atas seluruh Jalur Gaza.

Rencana Israel untuk memperluas serangannya ke Gaza diperkirakan akan memperburuk kehancuran kemanusiaan di daerah kantong yang terkepung tersebut, memicu gelombang pengungsian massal lebih lanjut selama krisis kelaparan.

Deretan Reaksi Dunia Melawan Pencaplokan Gaza yang Diusung PM Netanyahu

1. Sekretaris Jenderal PBB

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres "sangat khawatir" dengan keputusan Israel untuk menguasai Kota Gaza.

"Keputusan ini menandai eskalasi yang berbahaya dan berisiko memperdalam konsekuensi bencana yang sudah ada bagi jutaan warga Palestina" dan tawanan Israel di Gaza, demikian pernyataan kantornya, seraya menambahkan bahwa eskalasi lebih lanjut akan menyebabkan "pengungsian paksa tambahan, pembunuhan, dan kehancuran besar-besaran".

Pernyataan tersebut menegaskan kembali "seruan mendesak" Guterres untuk gencatan senjata permanen.

"Sekretaris Jenderal sekali lagi mendesak Pemerintah Israel untuk mematuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional," tambahnya.

2. Kepala Hak Asasi Manusia PBB

"Rencana Pemerintah Israel untuk pengambilalihan militer penuh atas Jalur Gaza yang diduduki harus segera dihentikan," kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk dalam sebuah pernyataan.

"Hal ini bertentangan dengan putusan Mahkamah Internasional yang menyatakan bahwa Israel harus mengakhiri pendudukannya sesegera mungkin, demi terwujudnya solusi dua negara yang disepakati, dan demi hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri," tambah Turk.

3. Kepresidenan Palestina

Kepresidenan Palestina mengecam pengumuman Netanyahu bahwa Israel bermaksud merebut kendali penuh atas Jalur Gaza.

“Ini adalah kejahatan total,” kata kantor Presiden Mahmoud Abbas, menggambarkannya sebagai kelanjutan dari “genosida, pembunuhan sistematis, kelaparan, dan pengepungan”, menurut laporan kantor berita Palestina, Wafa.

Kepresidenan memperingatkan bahwa tindakan Israel akan menyebabkan “bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

4. Hamas

Hamas memperingatkan bahwa keputusan pemerintah Israel untuk meningkatkan perang sama saja dengan “mengorbankan” para tawanan yang ditahan di Gaza.

"Keputusan untuk menduduki Gaza menegaskan bahwa Netanyahu yang kriminal dan pemerintahan Nazi-nya tidak peduli dengan nasib para tawanan mereka," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan. "Mereka memahami bahwa memperluas agresi berarti mengorbankan mereka."

5. Jihad Islam Palestina

Kelompok bersenjata Palestina tersebut mengatakan bahwa rencana Israel untuk memperluas serangannya di Gaza merupakan "babak baru dalam perang pemusnahan".

Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu mengatakan, "Pemerintah entitas Zionis sedang bersiap untuk meningkatkan pembantaian di Gaza," dan menambahkan, "Kami menganggap pemerintah Arab dan Barat bertanggung jawab untuk mengekang eskalasi ini."

Mereka menuduh Netanyahu mendorong "pengungsian paksa", dengan mengatakan bahwa "eskalasinya, yang didukung penuh oleh pemerintahan Trump, bertujuan untuk menduduki Jalur Gaza".

6. Dewan Presiden Eropa

Keputusan Israel untuk mengambil alih Kota Gaza “harus memiliki konsekuensi bagi hubungan Uni Eropa-Israel" kata Presiden Dewan Uni Eropa Antonio Costa, mendesak pemerintah Israel untuk mempertimbangkan kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved