Kontraktor AS Direkrut Inggris untuk Lanjutkan Penerbangan Mata-mata di Atas Gaza

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 11:57 WIB
loading...
Kontraktor AS Direkrut...
Pesawat mata-mata Shadow R2 milik Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris. Foto/flightglobal
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Inggris menyewa kontraktor pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk melaksanakan penerbangan pengintaian di atas Gaza atas nama Israel. Kabar itu diungkap The Times.

Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) dilaporkan membayar Straight Flight Nevada Commercial Leasing LLC, anak perusahaan Sierra Nevada Corporation, untuk mengoperasikan misi tersebut karena kekurangan pesawat pengintai Shadow R1 milik Angkatan Udara Kerajaan (RAF).

Pesawat-pesawat RAF, yang biasanya ditempatkan di Akrotiri di Siprus, dilaporkan telah dialihfungsikan atau sedang menjalani perawatan, yang mendorong penyewaan pesawat-pesawat yang dioperasikan AS tersebut.

Kontrak tersebut dilaporkan mencakup penerbangan pengumpulan intelijen untuk mencari sandera yang disandera Hamas.

Kementerian Pertahanan menolak mengonfirmasi secara resmi pengaturan tersebut, dengan alasan sifatnya yang "sensitif", tetapi dua sumber mengonfirmasi keberadaannya kepada The Times.

Seorang tokoh militer senior Inggris mengatakan kepada surat kabar tersebut, "Daripada mengirim pesan kepada Israel bahwa kami tidak akan melakukan pengintaian untuk Anda, kami dengan senang hati menyewa perusahaan Amerika dan membayarnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved