Sudah Digebuk Tarif 19%, 4 Mineral Kritis Indonesia Ini Juga Bisa Diakses AS

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 13:22 WIB
loading...
A A A
Dengan Indonesia mencabut larangan ekspornya, AS melihat potensi akses langsung ke sumber strategis tersebut.

4 Mineral Kritis Indonesia yang Bisa Diakses AS

1. Nikel


♦Fungsi: Bahan utama dalam baterai kendaraan listrik (EV), khususnya baterai lithium-ion jenis NMC (Nikel-Mangan-Kobalt).
♦Kapasitas Indonesia: Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia—menghasilkan sekitar 1,6 juta ton pada 2022 dan menyumbang sekitar 15% cadangan global.
♦Ketertarikan AS: Sangat tinggi, karena AS ingin mengamankan rantai pasok baterai EV yang tidak tergantung pada China.


2. Kobalt


♦Fungsi: Digunakan bersama nikel dalam baterai EV dan peralatan elektronik canggih.
♦Kapasitas Indonesia: Indonesia disebut-sebut sebagai produsen terbesar kedua di dunia setelah Kongo. Kobalt menjadi produk sampingan dari pengolahan nikel laterit (HPAL).
♦Ketertarikan AS: Cukup tinggi karena AS ingin mengurangi ketergantungan pada kobalt dari Afrika yang sering bermasalah secara etika dan stabilitas politik.

3. Tembaga (Copper)


♦Fungsi: Penting untuk jaringan listrik, kendaraan listrik, panel surya, dan turbin angin.
♦Kapasitas Indonesia: Indonesia memiliki cadangan tembaga besar, terutama di Tambang Grasberg, Papua.
♦Ketertarikan AS: Sangat tinggi, terlebih karena Freeport McMoRan (perusahaan AS) masih memiliki saham signifikan di Freeport Indonesia.

4. Bauksit (Aluminium)


♦Fungsi: Digunakan dalam konstruksi pesawat, mobil ringan, dan komponen panel surya.
♦Kapasitas Indonesia: Kaya akan cadangan bauksit, terutama di Kalimantan dan Kepulauan Riau.
♦Ketertarikan AS: Tinggi, karena aluminium adalah bahan ringan yang strategis untuk teknologi hijau dan militer.

Selain empat mineral tersebut, berdasarkan klasifikasi resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Indonesia memiliki cadangan timah, magnesium, dan mangan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved