HRW: Bom Buatan AS Digunakan Israel untuk Serang Sekolah-sekolah di Gaza

Kamis, 07 Agustus 2025 - 20:10 WIB
loading...
HRW: Bom Buatan AS Digunakan...
Israel menyerang sekolah PBB di Gaza dengan bom buatan AS. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Human Rights Watch (HRW) menyatakan Israel telah menggunakan bom buatan Amerika Serikat (AS) dalam "serangan ilegal" terhadap sekolah-sekolah yang menampung warga sipil terlantar di Gaza. Laporan terbaru itu dirilis HRW pada Kamis (7/8/2025).

HRW mengatakan Israel telah melakukan ratusan serangan terhadap sekolah-sekolah sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober 2023, termasuk "serangan tanpa pandang bulu yang melanggar hukum" menggunakan amunisi AS, yang melanggar hukum internasional.

Israel telah menggunakan bom buatan AS dalam "serangan ilegal" terhadap sekolah-sekolah yang menampung warga sipil terlantar di Gaza, menurut Human Rights Watch (HRW).

Kelompok hak asasi manusia tersebut juga memperingatkan serangan Israel baru-baru ini terhadap sekolah-sekolah yang menampung para pengungsi memperburuk situasi kemanusiaan yang memprihatinkan di wilayah tersebut.

HRW mengatakan dari 1-10 Juli 2025, pasukan Israel menyerang 10 sekolah tempat para pengungsi berlindung, menewaskan 59 orang dan membuat puluhan keluarga mengungsi, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Kelompok tersebut menekankan sekolah-sekolah yang dulunya digunakan untuk menampung warga sipil tetap dilindungi hukum internasional kecuali digunakan untuk tujuan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved