Singapore Airlines Minta Maaf karena Suguhkan Daging Babi ke Penumpang Muslim

Kamis, 07 Agustus 2025 - 10:47 WIB
loading...
A A A
Jey mengajukan keluhan kepada maskapai. Awalnya, dia ditawari voucher KrisShop senilai SD150, diikuti dengan 15.000 mil KrisFlyer dan kemudian 30.000 mil—yang semuanya dia tolak.

Menyebut tawaran tersebut "menyedihkan dan menghina", dia mengatakan kepada Mothership: "Tidak ada orang beriman—Muslim, Yahudi, Hindu, atau lainnya—yang akan dengan sukarela melanggar hukum diet suci demi 30.000 mil."

Dia juga menunjukkan bahwa tiketnya berharga sekitar SD10.000 dan mendesak SIA untuk "berkomitmen memperbaiki menu dan memahami betapa seriusnya masalah ini".

Jey kemudian mengajukan keluhan lain kepada Departemen Perhubungan Amerika Serikat.

Sebelum penerbangan, Jey telah memesan makanan Muslim untuk layanan minuman. Untuk makan siang, dia memilih opsi "Book the Cook" maskapai.

Dia mengatakan tidak ada label babi pada hidangan tersebut, dan menurut Mothership, situs web SIA menunjukkan hidangan yang mengandung babi umumnya tidak memiliki label tersebut.

Dalam email yang dilihat oleh Mothership, seorang petugas layanan pelanggan SIA mengakui bahwa "awak kabin awalnya tidak yakin apakah prosciutto itu babi" dan telah menyajikannya "tanpa konfirmasi".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Menhan AS Tegaskan Tak...
Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Jenderal Uni Eropa Minta...
Jenderal Uni Eropa Minta Tentara Dikerahkan ke Greenland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved