Warga Australia Diperintahkan Serahkan Parang atau Dipenjara 2 Tahun
Selasa, 05 Agustus 2025 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Pembatasan baru ini menyusul peningkatan kejahatan remaja yang disebut para pejabat sebagai kejahatan terkait geng.
Kepolisian Victoria melaporkan rata-rata menyita 44 bilah pisau ilegal per hari pada tahun 2025.
Menurut data pemerintah, penyerangan dengan senjata tajam di pusat perbelanjaan telah meningkat sebesar 161% sejak tahun 2014.
Remaja berusia 10 hingga 17 tahun disebut-sebut mencapai 13% dari total pelaku kejahatan, sementara menyumbang 63% perampokan, 46% perampokan berat, dan lebih dari seperempat dari seluruh pencurian mobil.
Kebijakan baru ini telah menuai ejekan dan kritik dari beberapa warga, yang mempertanyakan efektivitas kotak penyimpanan parang.
Pengguna media sosial berpendapat pemerintah menghindari akar penyebab lonjakan kejahatan, yang menunjukkan meningkatnya kekhawatiran atas migrasi dan aktivitas geng-geng pemuda Afrika bersenjata di Melbourne.
Kepolisian Victoria melaporkan rata-rata menyita 44 bilah pisau ilegal per hari pada tahun 2025.
Menurut data pemerintah, penyerangan dengan senjata tajam di pusat perbelanjaan telah meningkat sebesar 161% sejak tahun 2014.
Remaja berusia 10 hingga 17 tahun disebut-sebut mencapai 13% dari total pelaku kejahatan, sementara menyumbang 63% perampokan, 46% perampokan berat, dan lebih dari seperempat dari seluruh pencurian mobil.
Kebijakan baru ini telah menuai ejekan dan kritik dari beberapa warga, yang mempertanyakan efektivitas kotak penyimpanan parang.
Pengguna media sosial berpendapat pemerintah menghindari akar penyebab lonjakan kejahatan, yang menunjukkan meningkatnya kekhawatiran atas migrasi dan aktivitas geng-geng pemuda Afrika bersenjata di Melbourne.
Lihat Juga :