Trump Akan Tes Sistem Rudal Golden Dome Jelang Pilpres AS 2028
Selasa, 05 Agustus 2025 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat itu menambahkan bahwa jangka waktu tiga tahun tersebut sangat ambisius. AS telah menjajaki intersepsi rudal berbasis ruang angkasa selama beberapa dekade tanpa membangun sistem operasional.
"Ini masih merupakan masalah yang sulit, dan secara teknis sangat berisiko," kata pejabat itu.
"Jumlah satelit yang dibutuhkan untuk mencapai probabilitas keberhasilan serangan akan sangat tinggi, mengingat waktu dan wilayah yang dibutuhkan untuk mencakup seluruh daratan Amerika Serikat," paparnya.
Jenderal Michael Guetlein, yang ditunjuk Trump pada bulan Mei untuk memimpin proyek Golden Dome, menyebut sistem pertahanan rudal berbasis ruang angkasa itu sebagai "tantangan teknis nyata" pada pertemuan puncak baru-baru ini.
"Teknologinya sudah ada," katanya, tetapi masih ada pertanyaan mengenai biaya, skalabilitas, dan apakah basis industri tersebut dapat memenuhi permintaan.
Sumber kedua mengatakan kepada CNN bahwa uji coba tahun 2028 mungkin baru tahap pertama.
"Ini masih merupakan masalah yang sulit, dan secara teknis sangat berisiko," kata pejabat itu.
"Jumlah satelit yang dibutuhkan untuk mencapai probabilitas keberhasilan serangan akan sangat tinggi, mengingat waktu dan wilayah yang dibutuhkan untuk mencakup seluruh daratan Amerika Serikat," paparnya.
Jenderal Michael Guetlein, yang ditunjuk Trump pada bulan Mei untuk memimpin proyek Golden Dome, menyebut sistem pertahanan rudal berbasis ruang angkasa itu sebagai "tantangan teknis nyata" pada pertemuan puncak baru-baru ini.
"Teknologinya sudah ada," katanya, tetapi masih ada pertanyaan mengenai biaya, skalabilitas, dan apakah basis industri tersebut dapat memenuhi permintaan.
Sumber kedua mengatakan kepada CNN bahwa uji coba tahun 2028 mungkin baru tahap pertama.
Lihat Juga :