5 Alasan Politisi Perempuan Kerap Dilecehkan, dari Sensualitas hingga Korban AI

Selasa, 05 Agustus 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
Beberapa platform, seperti TikTok, menggunakan moderasi konten berbasis AI, sementara platform lain, seperti Facebook dan Instagram milik Meta, telah mengurangi ulasan konten.

5. AI Menghilangkan Nuansa

Namun, AI tidak dapat menangkap segalanya, demikian peringatan Sara de Vuyst, seorang profesor budaya visual kontemporer di Universitas Maastricht di Belanda.

“[Penggunaan AI] ini memiliki beberapa masalah; mereka melewatkan beberapa hal ketika komentar dirumuskan dengan cara yang lebih sarkastis, nuansanya menjadi hilang,” ujar de Vuyst kepada Euronews Next.

Baik de Vuyst maupun Wachter sepakat bahwa peraturan seperti Undang-Undang Layanan Digital (DSA) Uni Eropa merupakan langkah ke arah yang benar.

Diberlakukan pada Februari 2024, DSA bertujuan untuk melindungi hak-hak konsumen daring. Hal ini memudahkan pengguna untuk melaporkan jika sebuah unggahan daring bermasalah, dan mewajibkan perusahaan media sosial besar untuk menerapkan protokol pengurangan risiko.

Namun, baik de Vuyst maupun Wachter berpendapat bahwa di bawah DSA, akuntabilitas perusahaan-perusahaan ini tetap rendah.

“Semua itu adalah langkah yang hebat dan fantastis ke arah yang benar,” kata Wachter. “Tetapi hal yang belum pernah dilakukan siapa pun adalah mengajukan pertanyaan: ‘bagaimana dengan model bisnisnya?’”

Kembali di Italia, Fossati telah mengambil tindakan sendiri.

Awalnya, ia menghabiskan waktu berdiskusi dengan para pembenci daringnya, mencoba memahami perspektif mereka. Namun, ia mengadopsi pendekatan yang berbeda setelah menyadari bahwa banyak komentator tidak terbuka untuk debat yang tulus.

“Jika seseorang menghina saya, jawaban saya selalu sangat ironis,” katanya.

Jika sebuah komentar terasa sangat menyinggung, ia mengingatkan pengguna bahwa ia bisa mengajukan tuntutan, tetapi ia tidak pernah melakukannya karena prosesnya akan mahal dan rumit.

Meskipun diserang, Fossati tetap bersemangat dan memilih untuk fokus pada sisi positifnya.

“Sering kali ada komentar negatif karena kami tidak menulis tentang kebaikan orang lain,” ujarnya. Para pembenci daring “tidak mewakili seluruh realitas”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Berita Terkini
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved