Iran Tuntut Kompensasi karena Situs Nuklirnya Dibom, AS: Sungguh Menggelikan!
Minggu, 03 Agustus 2025 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan Eropa, tidak ada alasan saat ini untuk bernegosiasi. Mereka tidak dapat mencabut sanksi, mereka tidak dapat melakukan apa pun," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Juru Bicara Utama Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menolak keras tuntutan kompensasi oleh Iran, dengan menyatakan bahwa tuntutan itu tidak konsisten dengan tindakan Teheran di kawasan Timur Tengah.
"Tuntutan kompensasi finansial apa pun dari Amerika Serikat untuk rezim Iran sungguh menggelikan," kata Pigott, seperti dikutip Newsweek, Minggu (3/8/2025).
Pada Juni lalu, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap target-target Iran, termasuk tiga fasilitas nuklir. Dalih serangan itu adalah untuk mencegah Iran membuat bom nuklir.
Pigott menuduh Iran salah mengalokasikan sumber daya dan memperpanjang isolasinya sendiri melalui perilaku agresif di kawasan Timur Tengah.
"Jika rezim Iran benar-benar ingin menghemat uang, mereka akan berhenti mendanai regu pembunuh teroris, berhenti menindas rakyatnya sendiri, dan berhenti membuang-buang uang untuk program nuklir yang semakin mengisolasi mereka," katanya.
Sementara itu, Wakil Juru Bicara Utama Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menolak keras tuntutan kompensasi oleh Iran, dengan menyatakan bahwa tuntutan itu tidak konsisten dengan tindakan Teheran di kawasan Timur Tengah.
"Tuntutan kompensasi finansial apa pun dari Amerika Serikat untuk rezim Iran sungguh menggelikan," kata Pigott, seperti dikutip Newsweek, Minggu (3/8/2025).
Pada Juni lalu, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap target-target Iran, termasuk tiga fasilitas nuklir. Dalih serangan itu adalah untuk mencegah Iran membuat bom nuklir.
Pigott menuduh Iran salah mengalokasikan sumber daya dan memperpanjang isolasinya sendiri melalui perilaku agresif di kawasan Timur Tengah.
"Jika rezim Iran benar-benar ingin menghemat uang, mereka akan berhenti mendanai regu pembunuh teroris, berhenti menindas rakyatnya sendiri, dan berhenti membuang-buang uang untuk program nuklir yang semakin mengisolasi mereka," katanya.
Lihat Juga :