Generasi Muda Korea Selatan Tak Lagi Tertarik dengan Reunifikasi dengan Korea Utara

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 22:10 WIB
loading...
A A A
Tak lama kemudian, Korea Utara dilaporkan menghentikan siaran propaganda perbatasannya, yang memicu spekulasi tentang potensi mencairnya hubungan.

Generasi Muda Korea Selatan Tak Lagi Tertarik dengan Reunifikasi dengan Korea Utara

1. Awal Mula Upaya Rekonsiliasi

Melansir Anadolu, Sarah Son, dosen senior Studi Korea di Universitas Sheffield, mengatakan kepada Anadolu bahwa upaya rekonsiliasi pertama yang bermakna terjadi pada tahun 1972, ketika kedua pemerintah menandatangani komunike bersama di bawah Presiden Korea Selatan Park Chung-hee.

Perjanjian tersebut menjanjikan reunifikasi damai dan non-intervensi, tetapi akhirnya runtuh karena ketidakpercayaan satu sama lain.

Baca Juga: Konflik Dinasti Thaksin dan Hun Sen Picu Perang 2 Negara?

2. Diganjal Program Nuklir Korea Utara

Upaya diplomatik baru muncul pada tahun 1990-an setelah transisi Korea Selatan ke pemerintahan sipil.

Tonggak penting lainnya adalah Perjanjian Dasar 1992 -- yang secara resmi dikenal sebagai Perjanjian tentang Rekonsiliasi, Non-Agresi, dan Pertukaran dan Kerja Sama.

Namun, kemajuan terhenti di tengah perselisihan mengenai implementasi dan meningkatnya kekhawatiran atas program nuklir Korea Utara.

3. Era Keterlibatan Kebijakan Sinar Matahari

Melansir Anadolu, di bawah Presiden Kim Dae-jung, peluncuran "Kebijakan Sinar Matahari" pada tahun 1998 menandai dorongan yang lebih ambisius untuk rekonsiliasi.

Inisiatif tersebut menghasilkan pertemuan puncak antar-Korea pertama pada tahun 2000 antara Kim dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-il.

Periode tersebut menyaksikan perluasan kerja sama ekonomi dan pariwisata, termasuk pembukaan Gunung Kumgang di Korea Utara untuk pengunjung Korea Selatan.

"Kebijakan Sinar Matahari juga memungkinkan keluarga yang terpisah sejak Perang Korea untuk bersatu kembali," kata Son.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved