China Dituduh Ingin Senjata Nuklirnya Meneror Amerika Serikat

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 08:00 WIB
loading...
China Dituduh Ingin...
Lembaga think tank di Washington tuduh China ingin persenjataan nuklirnya meneror Amerika Serikat dan sekutunya. Foto/PLA
A A A
WASHINGTON - Hudson Institute, sebuah lembaga think tank yang berbasis di Washington, dalam laporannya menuduh China ingin persenjataan nuklirnya meneror Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Dengan cara itu, Beijing akan mendapatkan keuntungan strategis tanpa harus berperang.

Laporan berjudul "Implications of Chinese Nuclear Weapons Modernization for the United States and Regional Allies" yang dirilis lembaga tersebut menyatakan modernisasi senjata nuklir China yang maju pesat bertujuan untuk menciptakan dampak politik dan psikologis yang mengarah pada "dampak strategis dan militer yang sangat penting" alih-alih memenangkan pertukaran nuklir.

Para penulis laporan—John Lee, peneliti senior di Hudson Institute, dan Lavina Lee, dosen senior di Departemen Studi Keamanan dan Kriminologi di Universitas Macquarie di Australia—berpendapat bahwa dampak-dampak ini sepenuhnya selaras dengan apa yang mereka gambarkan sebagai "gagasan yang terus berkembang" China tentang stabilitas strategis, penangkalan strategis, dan kapabilitas strategis.

Baca Juga: Laporan Mengejutkan Pentagon: China Sudah Miliki 600 Senjata Nuklir!

Menurut laporan tersebut, Beijing memandang stabilitas strategis sebagai kondisi yang mendukung kemajuan tujuan geopolitik dan pembangunan China. Sementara itu, penangkalan strategis tidak hanya melibatkan upaya mencegah musuh melakukan tindakan atau kebijakan tertentu, tetapi juga membatasi musuh tersebut sementara China memajukan tujuannya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved