Popularitas Presiden Donald Trump Turun ke Level Terendah, Ini Penyebabnya

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:14 WIB
loading...
A A A
Perlambatan baru-baru ini dalam isu imigrasi sangat signifikan karena isu tersebut merupakan kekuatan utama Trump dalam pemilu 2024.

Di awal masa jabatan keduanya, isu tersebut juga merupakan salah satu dari sedikit bidang di mana ia mengungguli tingkat persetujuan keseluruhannya. Pada bulan Maret, sekitar setengah dari orang dewasa AS menyetujui penanganannya terhadap imigrasi.

Jajak pendapat terbaru lainnya juga menunjukkan meningkatnya ketidakpuasan terhadap pendekatan Trump terkait imigrasi. Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh media AS CNN dan SSRS menemukan bahwa 55 persen orang dewasa AS mengatakan presiden telah bertindak terlalu jauh dalam hal mendeportasi imigran ilegal yang tinggal di AS, meningkat 10 poin persentase sejak Februari.

“Saya mengerti keinginan untuk menyingkirkan imigran ilegal, tetapi cara yang dilakukan sangat agresif,” kata Donovan Baldwin, 18 tahun, dari Asheboro, Carolina Utara, yang tidak memilih dalam pemilihan 2024. “Dan itulah mengapa orang-orang berunjuk rasa, karena itu dianggap sebagai agresi. Itu tidak benar.”

Sekitar 38 persen responden menyetujui penanganan ekonomi Trump, naik dari 35 persen persetujuan dalam jajak pendapat Reuters pertengahan Juli.

Namun, jajak pendapat CNN menemukan bahwa penilaian terhadap penanganan ekonomi Trump, yang lebih positif selama masa jabatan pertamanya, terus-menerus negatif pada masa jabatan keduanya. Ditemukan bahwa hanya sedikit orang Amerika yang menganggap kebijakan Trump sejauh ini menguntungkan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved