USGS Revisi Kekuatan Gempa Jadi 8,8 SR, Tsunami Mencapai China Timur dan Peru
Rabu, 30 Juli 2025 - 12:14 WIB
loading...
Kerusakan terlihat di wilayah pesisir Rusia akibat tsunami yang terjadi setelah gempa bumi. Foto/X
A
A
A
WASHINGTON - Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) telah merevisi kekuatan gempa bumi, yang melanda lepas pantai timur jauh Rusia pada pukul 08.25 waktu setempat pada hari Rabu (23.25 GMT pada hari Selasa) menjadi 8,8 skala Richter (SR).
Kekuatan gempa bumi awalnya dilaporkan sebesar 8,0 dan kemudian direvisi naik menjadi 8,7 SR.
Beberapa gempa susulan berkekuatan 6,9 SR telah tercatat.
Gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan dan mobil-mobil bergoyang di jalan-jalan di kota Petropavlovsk-Kamchatsky, Rusia. Wilayah itu juga mengalami pemadaman listrik dan gangguan layanan telepon seluler.
Seperti yang telah kami laporkan sebelumnya, beberapa orang mencari pertolongan medis di Kamchatka setelah gempa bumi, tetapi tidak ada korban luka serius yang dilaporkan.
Sementara itu, Pusat Peringatan Tsunami China menyatakan gelombang setinggi antara 30 sentimeter dan satu meter (11,8 inci dan 3,2 kaki) diperkirakan akan menghantam sebagian pesisir timur negara itu.
"Berdasarkan hasil peringatan dan analisis terbaru, Pusat Penasihat Tsunami Kementerian Sumber Daya Nasional telah menetapkan bahwa gempa bumi tersebut telah memicu tsunami, yang diperkirakan akan menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah pesisir China," ungkap pusat tersebut.
Angkatan Laut Peru telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir negara itu.
"Setelah analisis dan evaluasi oleh Pusat Peringatan Tsunami Nasional, telah ditetapkan peristiwa ini menimbulkan peringatan tsunami untuk pesisir Peru," ujar Direktorat Hidrografi dan Navigasi Angkatan Laut Peru.
“Situasi akan terus dipantau," pungkas pernyataan tersebut.
Baca juga: Gempa Bumi 8,7 SR Guncang Timur Jauh Rusia, Picu Peringatan Tsunami
Kekuatan gempa bumi awalnya dilaporkan sebesar 8,0 dan kemudian direvisi naik menjadi 8,7 SR.
Beberapa gempa susulan berkekuatan 6,9 SR telah tercatat.
Gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan dan mobil-mobil bergoyang di jalan-jalan di kota Petropavlovsk-Kamchatsky, Rusia. Wilayah itu juga mengalami pemadaman listrik dan gangguan layanan telepon seluler.
Seperti yang telah kami laporkan sebelumnya, beberapa orang mencari pertolongan medis di Kamchatka setelah gempa bumi, tetapi tidak ada korban luka serius yang dilaporkan.
Sementara itu, Pusat Peringatan Tsunami China menyatakan gelombang setinggi antara 30 sentimeter dan satu meter (11,8 inci dan 3,2 kaki) diperkirakan akan menghantam sebagian pesisir timur negara itu.
"Berdasarkan hasil peringatan dan analisis terbaru, Pusat Penasihat Tsunami Kementerian Sumber Daya Nasional telah menetapkan bahwa gempa bumi tersebut telah memicu tsunami, yang diperkirakan akan menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah pesisir China," ungkap pusat tersebut.
Angkatan Laut Peru telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir negara itu.
"Setelah analisis dan evaluasi oleh Pusat Peringatan Tsunami Nasional, telah ditetapkan peristiwa ini menimbulkan peringatan tsunami untuk pesisir Peru," ujar Direktorat Hidrografi dan Navigasi Angkatan Laut Peru.
“Situasi akan terus dipantau," pungkas pernyataan tersebut.
Baca juga: Gempa Bumi 8,7 SR Guncang Timur Jauh Rusia, Picu Peringatan Tsunami
(sya)
Lihat Juga :