Siapa Geoffrey Hinton? God Father AI yang Meminta Pemerintah di Seluruh Dunia untuk Berkolaborasi

Selasa, 29 Juli 2025 - 02:20 WIB
loading...
Siapa Geoffrey Hinton?...
Geoffrey Hinton menyerukan seluruh pemerintah di seluruh dunia untuk berkolaborasi. Foto/X/@floydmarinescu
A A A
WASHINGTON - Pelopor kecerdasan buatan dan peraih Nobel Perdamaian, Geoffrey Hinton, mendesak pemerintah di seluruh dunia untuk berkolaborasi dalam melatih sistem AI agar tidak membahayakan umat manusia. Dia memperingatkan bahwa teknologi yang berkembang pesat ini kemungkinan besar akan segera melampaui kecerdasan manusia.

Siapa Geoffrey Hinton? God Father AI yang Meminta di Pemerintah Seluruh Dunia untuk Berkolaborasi

1. Menyatukan Persepsi tentang AI

Berbicara di World Artificial Intelligence Conference (WAIC) di Shanghai pada hari Sabtu, Hinton mengatakan bahwa meskipun terdapat perbedaan kepentingan nasional, tidak ada negara yang menginginkan AI mendominasi umat manusia.

Ia mencatat bahwa kerja sama internasional kemungkinan besar tidak akan terjadi dalam penggunaan AI yang ofensif – seperti "serangan siber, senjata otonom yang mematikan, atau video palsu untuk memanipulasi opini publik."

Namun, negara-negara dapat membentuk "jaringan institusi" untuk memandu pengembangan AI yang sangat cerdas "yang tidak ingin menyingkirkan manusia," tambah Hinton. Ia membandingkan usulan kerja sama ini dengan kolaborasi Soviet-AS dalam non-proliferasi nuklir selama Perang Dingin.

Baca Juga: Thailand dan Kamboja Gelar Perundingan Gencatan Senjata di Malaysia

2. AI Seperti Membesarkan Anak Harimau

Hinton, yang sering disebut sebagai "Bapak AI", mengibaratkan pengembangan AI seperti "membesarkan anak harimau" yang bisa menjadi berbahaya setelah dewasa.

"Hanya ada dua pilihan jika Anda memelihara anak harimau. Cari tahu apakah Anda bisa melatihnya agar ia tidak pernah ingin membunuh Anda, atau menyingkirkannya," kata ilmuwan tersebut.

3. AI Akan Bisa Mematikan

Ia menjelaskan bahwa AI kemungkinan akan semakin mencari kendali untuk mencapai tugas yang diberikan seiring dengan pertumbuhan kecerdasannya, dan sekadar "mematikannya" ketika ia melampaui manusia bukanlah pilihan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved