Lebih dari 1.000 Imam Yahudi Tuduh Israel Jadikan Kelaparan Gaza sebagai Senjata

Senin, 28 Juli 2025 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Para rabi mendesak Israel untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan yang ekstensif sekaligus mencegah pengalihan bantuan ke Hamas dan menuntut agar Israel bekerja segera melalui segala cara yang memungkinkan untuk memulangkan semua sandera dan mengakhiri pertempuran.

Surat terbuka yang diterbitkan sejak Jumat lalu tersebut telah melampaui 1.000 tanda tangan hingga Senin (28/7/2025) dini hari.

Jonathan Wittenberg, seorang rabi yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada The Jewish Chronicle pekan lalu bahwa dia memimpin kampanye untuk mendobrak “ketidakpedulian yang kejam terhadap kelaparan” dan menyerukan “reputasi moral bukan hanya Israel, tetapi juga Yudaisme itu sendiri.”

Israel menyalahkan koordinasi internasional yang buruk dan Hamas, yang dituduhnya mencuri bantuan makanan dan menyerang titik-titik distribusi bantuan. Para pejabat Israel berpendapat bahwa kelompok perlawanan Palestina tersebut menggunakan "narasi kelaparan" sebagai daya ungkit dalam perundingan pertukaran sandera-tahanan.

Rezim Zionis Israel telah berjanji untuk "meningkatkan respons kemanusiaan", melanjutkan pengiriman bantuan makanan melalui udara, dan menerapkan "jeda taktis" selama akhir pekan untuk memungkinkan lebih dari 100 truk mengirimkan pasokan ke Gaza.

Namun, Lazzarini menepis langkah-langkah tersebut sebagai "tipuan", menuduh Israel "menutupi citranya". Dia bersikeras bahwa Israel seharusnya membuka blokir akses bagi 6.000 truk bantuan yang menunggu untuk memasuki wilayah Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Berita Terkini
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved