Kamboja Tuding Thailand Intensifkan Serangan dan Ciptakan Disinformasi
Minggu, 27 Juli 2025 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian juga mencatat kewajiban Thailand sebagai negara anggota Komite Koordinasi Internasional untuk Konservasi dan Pengembangan Kuil Preah Vihear, sebagaimana ditetapkan oleh keputusan UNESCO pada tahun 2014.
Kementerian mendesak Thailand untuk segera menghentikan semua operasi militer yang menargetkan Kuil Preah Vihear dan kawasan lindung yang telah ditetapkan, serta untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban hukumnya berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut.
Dalam seruannya kepada masyarakat internasional, Kementerian mendesak UNESCO, PBB, dan organisasi budaya serta hak asasi manusia terkait untuk:
Kementerian menegaskan bahwa mereka mendokumentasikan dengan cermat semua kejadian kerusakan dan siap untuk mengambil tindakan hukum melalui ICC dan forum hukum internasional lainnya untuk mencari keadilan dan reparasi.
“Kerajaan Kamboja tetap teguh dalam komitmennya untuk mempertahankan warisan budayanya dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip perdamaian, keadilan, dan hukum internasional,” demikian kesimpulan pernyataan tersebut.
Kuil Preah Vihear, yang terletak di puncak tebing setinggi 525 meter di Pegunungan Dangrek, telah lama menjadi sumber ketegangan diplomatik antara Kamboja dan Thailand.
Eskalasi terbaru ini menandai kemerosotan serius dalam hubungan bilateral dan menimbulkan kekhawatiran atas perlindungan landmark budaya yang tak tergantikan di tengah konflik bersenjata.
Kementerian mendesak Thailand untuk segera menghentikan semua operasi militer yang menargetkan Kuil Preah Vihear dan kawasan lindung yang telah ditetapkan, serta untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban hukumnya berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut.
Dalam seruannya kepada masyarakat internasional, Kementerian mendesak UNESCO, PBB, dan organisasi budaya serta hak asasi manusia terkait untuk:
Kementerian menegaskan bahwa mereka mendokumentasikan dengan cermat semua kejadian kerusakan dan siap untuk mengambil tindakan hukum melalui ICC dan forum hukum internasional lainnya untuk mencari keadilan dan reparasi.
“Kerajaan Kamboja tetap teguh dalam komitmennya untuk mempertahankan warisan budayanya dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip perdamaian, keadilan, dan hukum internasional,” demikian kesimpulan pernyataan tersebut.
Kuil Preah Vihear, yang terletak di puncak tebing setinggi 525 meter di Pegunungan Dangrek, telah lama menjadi sumber ketegangan diplomatik antara Kamboja dan Thailand.
Eskalasi terbaru ini menandai kemerosotan serius dalam hubungan bilateral dan menimbulkan kekhawatiran atas perlindungan landmark budaya yang tak tergantikan di tengah konflik bersenjata.
(ahm)
Lihat Juga :