Kamboja Tuding Thailand Intensifkan Serangan dan Ciptakan Disinformasi

Minggu, 27 Juli 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
"Kebenarannya tidak dapat disangkal: Thailand adalah pihak yang melancarkan serangan brutal pertama di wilayah Kamboja," tambahnya.

Baca Juga: Perang Kamboja dan Thailand Picu Kekhawatiran Global

Sementara itu, Kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa Kamboja telah mengeluarkan pernyataan mendesak yang mengutuk "penembakan terus-menerus dan intensif" terhadap Kuil Preah Vihear oleh angkatan bersenjata Thailand, menyebut serangan tersebut sebagai serangan langsung terhadap kedaulatan Kamboja dan pelanggaran hukum internasional yang melindungi warisan budaya.

Dalam pernyataan tegas tertanggal 27 Juli, kementerian menuduh Thailand tidak hanya membahayakan integritas struktural kuil kuno tersebut — yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2008 — tetapi juga "warisan budaya bersama umat manusia".

Menurut kementerian, sebagian besar kuil dan lanskap suci di sekitarnya telah mengalami kerusakan yang "parah dan belum pernah terjadi sebelumnya".

"Tindakan agresi yang kembali terjadi ini telah menempatkan kuil dalam bahaya yang serius dan belum pernah terjadi sebelumnya," kata kementerian, seraya menambahkan bahwa penghancuran tersebut telah merusak "simbol identitas nasional, keberlangsungan sejarah, dan warisan spiritual Kamboja".

Kementerian menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap beberapa instrumen internasional, termasuk Konvensi Den Haag 1954 untuk Perlindungan Cagar Budaya dalam Konflik Bersenjata, Protokol Kedua 1999, Konvensi Warisan Dunia UNESCO 1972, dan Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional (ICC), yang menyatakan bahwa penghancuran warisan budaya yang disengaja dapat dituntut sebagai kejahatan perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved