Perempuan Ini Pingsan saat Tes Kerja, Malah Diperkosa Beramai-ramai di Ambulans

Minggu, 27 Juli 2025 - 13:56 WIB
loading...
Perempuan Ini Pingsan...
Seorang perempuan India jatuh pingsan saat tes fisik untuk rekrutmen Home Guard. Malangnya, korban diduga diperkosa beramai-ramai di dalam ambulans yang membawanya ke rumah sakit. Foto/Ilustrasi SINDO NEWS
A A A
GAYA - Seorang perempuan berusia 26 tahun jatuh pingsan saat tes fisik untuk rekrutmen Home Guard (Penjaga Rumah) di distrik Gaya, Bihar, India. Malangnya, korban diduga diperkosa beramai-ramai di dalam ambulans yang sedang membawanya ke rumah sakit.

Dugaan penyerangan ini terjadi pada 24 Juli 2025 setelah korban menjalani tes fisik untuk rekrutmen Home Guard di markas Polisi Militer Bihar di Bodh Gaya.

Ketika korban pingsan saat tes, penyelenggara rekrutmen mengatur evakuasi segera ke rumah sakit dengan ambulans yang ditempatkan di lokasi kejadian. Namun, korban mengeklaim diperkosa oleh beberapa orang di dalam ambulans saat dia tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Perempuan Ini Nikahi 2 Pria Sekaligus, Pesta Pernikahan Poliandri Meriah 3 Hari Berturut-turut

Menyusul pernyataannya, laporan polisi (FIR) didaftarkan di kantor polisi Bodh Gaya.

Tim investigasi dan forensik dikerahkan untuk menyelidiki masalah ini. Beberapa jam setelah laporan polisi, tim investigasi menangkap dua tersangka yang diidentifikasi sebagai Vinay Kumar, pengemudi ambulans, dan Ajit Kumar, teknisi ambulans.

Kedua pria tersebut saat ini berada dalam tahanan polisi dan sedang diinterogasi. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian telah mengonfirmasi rute dan kronologi kejadian.

Menurut laporan polisi, korban menyatakan bahwa dia kehilangan kesadaran selama pemeriksaan fisik dan hanya menyadari sebagian kejadian selama perjalanan. Dia kemudian memberi tahu polisi dan pihak rumah sakit bahwa tiga hingga empat pria di dalam ambulans telah memerkosanya.

Insiden ini memicu tanggapan dari Anggota Parlemen dari Partai Lok Janshakti (Ram Vilas), Chirag Paswan. Paswan mengkritik situasi hukum dan ketertiban di Bihar dan mempertanyakan kinerja kepolisian negara bagian.

"Saya merasa sedih karena saya mendukung pemerintah yang kejahatannya merajalela. Pengendaliannya sangat penting, atau konsekuensinya akan sangat buruk. Ini seperti mempermainkan nyawa orang-orang di sini," ujarnya, seperti dikutip NDTV, Minggu (27/7/2025).

Dia menuduh pemerintah tunduk pada para penjahat, dengan mengatakan: "Serangkaian kejahatan seperti pembunuhan, pemerkosaan, pemerkosaan berkelompok, perampokan, pencurian dengan pemberatan, dan pelecehan seksual terjadi silih berganti di negara bagian ini. Meskipun tindakan dan penangkapan telah dilakukan, hal itu menimbulkan pertanyaan—mengapa insiden seperti itu terjadi di negara bagian ini?"

"Sekalipun kejahatan ini bertujuan untuk mencemarkan nama baik pemerintah, pemerintah harus menghentikannya," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved