Kelompok Teroris Serang Pengadilan Iran, 8 Tewas Termasuk 3 Penyerang
Minggu, 27 Juli 2025 - 07:47 WIB
loading...
Kelompok teroris menyerang gedung pengadilan di Iran. Sebanyak 8 orang tewas, termasuk 3 penyerang bersenjata. Foto/Tehran Times
A
A
A
TEHERAN - Kelompok teroris bersenjata telah menyerang gedung pengadilan di Iran pada hari Sabtu. Sebanyak delapan orang tewas, terdiri dari lima warga sipil dan tiga penyerang bersenjata.
"Orang-orang bersenjata tak dikenal menyerang pusat peradilan di Zahedan," tulis Mizan Online, media resmi peradilan Iran, merujuk pada Ibu Kota Provinsi Sistan-Baluchistan.
"Lima orang tewas dan 13 orang luka-luka dalam serangan teroris ini," lanjut laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa jumlah korban tewas tersebut baru sementara karena ada kemungkinan akan bertambah.
Baca Juga: Konfrontasi Menegangkan, Helikopter Iran Terbang di Atas Kapal Perang AS
Alireza Daliri, wakil komandan polisi Sistan-Baluchistan, mengatakan para penyerang memasuki gedung dengan menyamar sebagai pengunjung. Mereka kemudian melemparkan granat ke dalam.
Di antara para korban terdapat seorang anak berusia satu tahun dan ibu anak tersebut.
Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, pada Minggu (27/7/2025), melaporkan tiga penyerang tewas dalam serangan itu, mengutip komando regional Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Menurut laporan media Iran, Jaish Al Adl—kelompok jihadis Balochistan yang aktif di Iran dan berbasis di seberang perbatasan Pakistan—mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Zahedan, yang terletak sekitar 1.200 kilometer (745 mil) di tenggara Teheran, merupakan bagian dari wilayah yang bergejolak dan dikenal karena kerusuhan yang terus-menerus melibatkan militan, pengedar narkoba, dan kelompok separatis. Provinsi ini berbatasan dengan Pakistan dan Afghanistan.
Dalam salah satu insiden paling mematikan di wilayah tersebut, sepuluh petugas polisi Iran tewas dalam serangan Oktober 2023, yang juga digambarkan oleh para pejabat sebagai tindakan terorisme.
"Orang-orang bersenjata tak dikenal menyerang pusat peradilan di Zahedan," tulis Mizan Online, media resmi peradilan Iran, merujuk pada Ibu Kota Provinsi Sistan-Baluchistan.
"Lima orang tewas dan 13 orang luka-luka dalam serangan teroris ini," lanjut laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa jumlah korban tewas tersebut baru sementara karena ada kemungkinan akan bertambah.
Baca Juga: Konfrontasi Menegangkan, Helikopter Iran Terbang di Atas Kapal Perang AS
Alireza Daliri, wakil komandan polisi Sistan-Baluchistan, mengatakan para penyerang memasuki gedung dengan menyamar sebagai pengunjung. Mereka kemudian melemparkan granat ke dalam.
Di antara para korban terdapat seorang anak berusia satu tahun dan ibu anak tersebut.
Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, pada Minggu (27/7/2025), melaporkan tiga penyerang tewas dalam serangan itu, mengutip komando regional Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Menurut laporan media Iran, Jaish Al Adl—kelompok jihadis Balochistan yang aktif di Iran dan berbasis di seberang perbatasan Pakistan—mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Zahedan, yang terletak sekitar 1.200 kilometer (745 mil) di tenggara Teheran, merupakan bagian dari wilayah yang bergejolak dan dikenal karena kerusuhan yang terus-menerus melibatkan militan, pengedar narkoba, dan kelompok separatis. Provinsi ini berbatasan dengan Pakistan dan Afghanistan.
Dalam salah satu insiden paling mematikan di wilayah tersebut, sepuluh petugas polisi Iran tewas dalam serangan Oktober 2023, yang juga digambarkan oleh para pejabat sebagai tindakan terorisme.
(mas)
Lihat Juga :