3 Alasan Rakyat Malaysia Marah dan Menuntut PM Anwar Ibrahim untuk Mundur

Minggu, 27 Juli 2025 - 03:30 WIB
loading...
3 Alasan Rakyat Malaysia...
PM Malaysia Anwar Ibrahim menghadapi tekanan untuk mundur. Foto/X/@anwaribrahim
A A A
KUALA LUMPUR - Ribuan warga Malaysia turun ke jalan untuk memprotes kenaikan biaya hidup dan anggapan kurangnya reformasi oleh pemerintah persatuan Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Aksi unjuk rasa hari Sabtu, yang diselenggarakan oleh partai-partai oposisi, menandai protes besar pertama di negara dengan ekonomi terbesar keenam di Asia Tenggara ini sejak Anwar dilantik ke tampuk kekuasaan melalui pemilu tahun 2022.

Para pengunjuk rasa berkumpul di berbagai titik di ibu kota, Kuala Lumpur, sebelum berkumpul di Lapangan Kemerdekaan, membawa plakat bertuliskan, "Mundur Anwar," sementara puluhan petugas polisi mengawasi dengan ketat.

3 Alasan Rakyat Malaysia Marah dan Menuntut PM Anwar Ibrahim untuk Mundur

1. Janji-janji Belum Direalisasikan

“Dia [Anwar] telah memerintah negara ini selama tiga tahun dan belum memenuhi janji-janji yang dibuatnya,” kata Fauzi Mahmud, 35, dari Selangor, tepat di luar ibu kota.

Anwar “telah mengunjungi banyak negara untuk mendatangkan investasi, tetapi kami belum melihat hasilnya,” ujarnya kepada kantor berita AFP, merujuk pada kunjungan perdana menteri baru-baru ini, termasuk ke Rusia dan Eropa. “Biaya hidup masih tinggi.”

Anwar diangkat sebagai perdana menteri dengan tiket reformis dan berjanji untuk memberantas korupsi, nepotisme, dan kronisme dalam sistem politik negara yang terpecah belah.

Baca Juga: Sepertiga Anggota Parlemen Desak PM Inggris Akui Negara Palestina

2. Bantuan Langsung Tunai Bukan Solusi

Beberapa hari sebelum demonstrasi, Anwar memaparkan serangkaian langkah populis yang bertujuan untuk mengatasi kekhawatiran para pemilih, termasuk pemberian uang tunai kepada semua warga negara dewasa dan janji untuk menurunkan harga bahan bakar.

Pada hari Rabu, Anwar mengumumkan bahwa warga Malaysia yang berusia di atas 18 tahun akan menerima bantuan langsung tunai sebesar 100 ringgit (USD23,70), yang akan didistribusikan mulai 31 Agustus.

Ia menambahkan bahwa sekitar 18 juta pengendara Malaysia akan memenuhi syarat untuk membeli bahan bakar oktan menengah bersubsidi besar dengan harga 1,99 ringgit (USD0,47) per liter, dibandingkan dengan harga saat ini 2,05 ringgit (USD0,49).

Para analis politik memandang pengumuman tersebut sebagai langkah strategis untuk meredakan frustrasi publik yang semakin meningkat dan mencegah orang-orang bergabung dalam protes hari Sabtu.

3. Stabilitas Politik Saja Belum Cukup

Namun, sebuah survei yang dirilis pada bulan Juni dan dilakukan oleh Merdeka Centre for Opinion Research yang independen menemukan bahwa mayoritas pemilih menyetujui kinerja Anwar. Ia menerima tingkat persetujuan sebesar 55 persen.

Alasannya antara lain meredanya gejolak politik dalam beberapa tahun terakhir serta upaya untuk meningkatkan profil Malaysia melalui kepemimpinannya di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara tahun ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved