Polisi Israel Serbu Al-Aqsa, Tangkap Mufti Besar, dan Gerebek Kantor Masjid
Sabtu, 26 Juli 2025 - 06:24 WIB
loading...
Mufti Besar Yerusalem Syekh Muhammad Hussein. Foto/wafa
A
A
A
YERUSALEM - Pasukan pendudukan Israel menangkap Mufti Besar Yerusalem dan Wilayah Palestina sekaligus khatib Masjid Al-Aqsa, Syekh Muhammad Hussein, dari dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang diduduki pada hari Jumat (25/7/2025). Kabar itu diungkap Departemen Wakaf Islam.
Departemen Wakaf Islam menyatakan polisi Israel menangkap Syekh Muhammad Hussein setelah ia menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Al-Aqsa.
Kantor Berita Palestina WAFA mengutip sumber-sumber lokal yang mengatakan pasukan pendudukan menyerbu ruang kendali audio di Masjid Al-Aqsa dan menangkap Syekh Muhammad Hussein setelah ia menyelesaikan khotbahnya.
Dalam khotbah tersebut, ia mengecam keras kebijakan kelaparan yang digunakan penjajah Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Menurut sumber yang sama yang dikutip kantor berita tersebut, unit khusus polisi pendudukan juga menggerebek kamar kepala penjaga masjid dan kantor direktur Masjid Al-Aqsa, Syekh Omar Al-Kiswani, bersamaan dengan penangkapan Mufti tersebut.
Pasukan pendudukan Israel juga menghalangi jemaah mencapai Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan salat Jumat.
Sejumlah pemuda ditangkap, dan yang lainnya dicegah memasuki masjid, menurut WAFA.
Pasukan pendudukan terus memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya jemaah ke Masjid Al-Aqsa, terutama pada hari Jumat, dan mencegah ribuan warga Palestina dari Tepi Barat mencapai Yerusalem untuk salat di masjid tersebut.
Baca juga: Drone Israel Mengepung, Kontak Hilang dengan Kapal Handala yang Menuju Gaza
Departemen Wakaf Islam menyatakan polisi Israel menangkap Syekh Muhammad Hussein setelah ia menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Al-Aqsa.
Kantor Berita Palestina WAFA mengutip sumber-sumber lokal yang mengatakan pasukan pendudukan menyerbu ruang kendali audio di Masjid Al-Aqsa dan menangkap Syekh Muhammad Hussein setelah ia menyelesaikan khotbahnya.
Dalam khotbah tersebut, ia mengecam keras kebijakan kelaparan yang digunakan penjajah Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Menurut sumber yang sama yang dikutip kantor berita tersebut, unit khusus polisi pendudukan juga menggerebek kamar kepala penjaga masjid dan kantor direktur Masjid Al-Aqsa, Syekh Omar Al-Kiswani, bersamaan dengan penangkapan Mufti tersebut.
Pasukan pendudukan Israel juga menghalangi jemaah mencapai Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan salat Jumat.
Sejumlah pemuda ditangkap, dan yang lainnya dicegah memasuki masjid, menurut WAFA.
Pasukan pendudukan terus memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya jemaah ke Masjid Al-Aqsa, terutama pada hari Jumat, dan mencegah ribuan warga Palestina dari Tepi Barat mencapai Yerusalem untuk salat di masjid tersebut.
Baca juga: Drone Israel Mengepung, Kontak Hilang dengan Kapal Handala yang Menuju Gaza
(sya)
Lihat Juga :