IAEA Bersikeras Inspekturnya Kembali ke Fasilitas Iran Sesegera Mungkin

Sabtu, 26 Juli 2025 - 00:01 WIB
loading...
IAEA Bersikeras Inspekturnya...
Fasilitas nuklir Iran. Foto/aljazeera
A A A
NEW YORK - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bersikeras agar para inspekturnya kembali ke fasilitas nuklir di Iran sesegera mungkin dan melanjutkan pekerjaan mereka. Pernyataan itu diungkap Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi pada hari Jumat (25/7/2025).

Dalam kuliah umum yang diselenggarakan Institut Riset dan Keselamatan Nuklir di Universitas Nasional Singapura (NUS), Grossi mengatakan masa lalu tidak mungkin diubah, dan tugas saat ini adalah mencegah serangan, kekerasan, dan insiden serupa lebih lanjut.

Kepala IAEA menambahkan ini adalah salah satu situasi tersulit yang dihadapi badan tersebut dalam konteks non-proliferasi.

Dia mengingatkan semua negara yang telah menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) mewajibkan fasilitas nuklir mereka untuk menjalani rezim inspeksi yang paling ketat.

“Dalam kasus Iran, para inspektur IAEA telah menangani hal ini dengan beberapa keberhasilan dan beberapa kegagalan, karena telah lama terdapat area abu-abu,” ujar kepala IAEA.

Grossi juga mengingat laporannya kepada Dewan Gubernur pada bulan Juni, yang menyatakan Iran tidak memiliki senjata nuklir dan tidak memiliki program untuk mengembangkannya, tetapi harus bertanggung jawab penuh atas segala tindakannya, karena program nuklirnya sangat besar dan ambisius.

Ada beberapa momen di masa lalu ketika Iran melanggar kewajibannya, yang menjadi sumber kekhawatiran dan keraguan tentang apa yang sebenarnya terjadi di negara itu, menurut Grossi.

Pada tanggal 2 Juli, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan dekrit yang menerapkan undang-undang penangguhan kerja sama dengan IAEA.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mencatat meskipun negara tersebut memutuskan untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA, jalur kerja sama tetap terbuka.

Iran telah menyatakan pemulihan kerja sama bergantung pada jaminan keselamatan fasilitas nuklir dan ilmuwan nuklirnya.

Penangguhan kerja sama ini terkait dengan kritik Iran terhadap IAEA dan Grossi atas ketidakpedulian mereka di tengah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas nuklir di Fordow, Isfahan, dan Natanz.

Baca juga: Hamas Menyambut Baik Niat Prancis Mengakui Palestina pada Bulan September
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved