Serial South Park Tampilkan Animasi Trump Tanpa Busana Memohon Berhubungan Seks dengan Setan

Jum'at, 25 Juli 2025 - 10:39 WIB
loading...
Serial South Park Tampilkan...
Gedung Putih kecam serial South Park yang menampilkan karakter animasi Presiden AS Donald Trump tanpa busana dan memohon kepada setan untuk berhubungan seks. Foto/South Park
A A A
WASHINGTON - Para kreator serial "South Park" telah menampilkan karakter animasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump buatan aritificial intelligence (AI) secara tidak sopan. Karakter animasi sang presiden ditampilkan merangkak tanpa busana di gurun, memohon kepada setan untuk berhubungan seks.

Namun, permohonan itu ditolak—sebagian karena organ vitalnya terlalu kecil. Gedung Putih tersinggung dengan episode serial kartun "South Park" yang menampilkan karakter Trump tersebut

"Acara ini tidak relevan selama lebih dari 20 tahun dan bergantung pada seutas benang dengan ide-ide yang tidak menginspirasi dalam upaya putus asa untuk mendapatkan perhatian," kata juru bicara Gedung Putih Taylor Rogers, yang dilansir AFP, Jumat (25/7/2025).

Baca Juga: Donald Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Jika Perlu!

"Presiden Trump telah memenuhi lebih banyak janji hanya dalam enam bulan dibandingkan presiden lain mana pun dalam sejarah negara kita—dan tidak ada acara kelas empat yang dapat menggagalkan tren seksi Presiden Trump," paparnya.

Serial animasi dewasa ini, yang kerap mengangkat isu-isu hangat dalam kehidupan Amerika, kini memasuki musim ke-27 dan tetap menjadi salah satu acara televisi paling berharga di dunia.

Tayangan perdana musim ini dimulai dengan Cartman yang bermulut kotor terkejut karena NPR telah dihentikan siarannya oleh presiden, sementara Randy, seorang orang tua, terganggu oleh kehadiran Yesus di sekolah dasar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved