Universitas Columbia di AS Keluarkan 80 Mahasiswa karena Ikut Demostrasi Palestina

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:30 WIB
loading...
Universitas Columbia...
Universitas Columbia di AS keluarkan 80 mahasiswa karena ikut demonstrasi Palestina. Foto/X/@leadersmena
A A A
WASHINGTON - Universitas Columbia di Amerika Serikat menjatuhkan hukuman berat, termasuk pengusiran, penangguhan dari mata kuliah, dan pencabutan gelar akademik, kepada puluhan mahasiswa yang berpartisipasi dalam protes menentang perang Israel di Gaza. Itu sebagai langkah untuk mengikuti keinginan pemerintahan Donald Trump.

Kelompok aktivis mahasiswa Columbia University Apartheid Divest (CUAD), yang telah menyerukan agar universitas tersebut memutuskan semua hubungan keuangan dengan Israel, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hampir 80 mahasiswa kini telah dikeluarkan atau diskors hingga tiga tahun karena keterlibatan mereka dalam protes antiperang.

Pada hari Selasa, Columbia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hukuman terbarunya terhadap mahasiswa berkaitan dengan "penggangguan Perpustakaan Butler pada Mei 2025 dan perkemahan selama Akhir Pekan Alumni pada musim semi 2024".

“Penggangguan terhadap kegiatan akademik merupakan pelanggaran kebijakan dan peraturan Universitas, dan pelanggaran tersebut tentu akan menimbulkan konsekuensi,” tulis universitas tersebut, dilansir Al Jazeera.

Kelompok CUAD mengatakan sanksi universitas terhadap mahasiswa “jauh melampaui preseden untuk kegiatan mengajar atau pendudukan bangunan yang tidak terkait dengan Palestina”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Berita Terkini
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved