529 Serangan Udara Dilancarkan Trump dalam 6 Bulan Berkuasa, Ini 5 Negara yang Jadi Korban

Kamis, 24 Juli 2025 - 04:55 WIB
loading...
529 Serangan Udara Dilancarkan...
Donald Trump meluncurkan 529 serangan udara selama 6 bulan berkuasa. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menggembar-gemborkan bonafiditas anti-perangnya dalam kampanye 2024. Tapi itu hanya omong belakang. Sebelumnya dia berjanji kepada para pendukungnya yang lelah perang untuk mengakhiri keterlibatan AS dalam "perang abadi" dan segera meredakan konflik global.

Sebaliknya, presiden justru melancarkan ratusan serangan udara yang menghantam target di lima negara, namun sejauh ini gagal mencapai akhir yang dijanjikannya untuk perang di Gaza dan Ukraina.

Sebuah tinjauan dari lembaga nirlaba Armed Conflict Location & Event Data (ACLED) menemukan bahwa Trump telah melancarkan serangan udara hampir sama banyaknya selama enam bulan pertama masa kepresidenannya dengan pendahulunya, Joe Biden, yang dilakukan selama empat tahun masa jabatannya.

Di antara negara-negara yang telah terkena dampak adalah Iran, Irak, Suriah, Somalia, dan Yaman. Pentagon hanya mengakui serangan di Iran dan Yaman sebagai tanggapan atas pertanyaan dari Anadolu.

“Hanya dalam lima bulan, Trump telah mengawasi hampir sama banyaknya serangan udara AS (529) seperti yang tercatat selama empat tahun pemerintahan sebelumnya (555),” kata Presiden ACLED Clionadh Raleigh dalam sebuah pernyataan.

“Militer AS bergerak lebih cepat, menyerang lebih keras, dan melakukannya dengan lebih sedikit kendala. Suriah, Irak, Afghanistan, Yaman, Somalia, dan sekarang Iran semuanya merupakan medan yang familiar, tetapi ini bukan tentang geografi -- ini tentang frekuensi,” tambahnya.

Memang, Trump telah berusaha menggambarkan postur militernya sebagai "perdamaian melalui kekuatan," sebuah referensi terhadap moto lama yang terkait dengan pencegahan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved