AS Keluar dari UNESCO, Dianggap Anti-Israel

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:24 WIB
loading...
A A A
AS sebelumnya telah menarik diri dari UNESCO. Presiden Ronald Reagan melakukannya pada tahun 1984, dengan alasan salah urus keuangan dan tuduhan kebijakan badan tersebut merusak pasar bebas demi apa yang disebut agenda Dunia Ketiga.

Keputusan itu dibatalkan oleh Presiden George W. Bush pada tahun 2002 ketika AS mencari dukungan global untuk invasi Irak.

Trump kembali menarik diri dari badan tersebut selama masa jabatan pertamanya, namun Presiden Joe Biden bergabung kembali dengan UNESCO pada tahun 2023.

New York Post adalah yang pertama melaporkan pengumuman yang akan segera terjadi ini, diikuti oleh media lainnya.

Surat kabar tersebut mengutip program-program UNESCO yang membahas diskriminasi gender dan rasial yang dianggap keberatan oleh tinjauan pemerintahan Trump.

Pemerintah AS juga percaya bahwa "China telah memanfaatkan pengaruhnya terhadap UNESCO untuk memajukan standar global yang menguntungkan kepentingan Beijing," menurut wakil juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, kepada Post.

Beijing mendesak Washington menghindari "konfrontasi dan perpecahan" di UNESCO ketika keanggotaan AS terakhir kali dipulihkan.

Para pejabat Israel sebelumnya menuduh UNESCO anti-Semitisme, terutama atas pengakuannya terhadap situs warisan budaya Palestina di wilayah pendudukan. Israel meninggalkan badan tersebut bersama AS pada tahun 2019.

UNESCO membantah telah mengabaikan warisan sejarah Yahudi di Palestina.

Baca juga: 1.054 Tewas saat Mencoba Mendapatkan Makanan di Gaza, Uni Eropa Ancam Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved