1.054 Tewas saat Mencoba Mendapatkan Makanan di Gaza, Uni Eropa Ancam Israel

Rabu, 23 Juli 2025 - 00:01 WIB
loading...
1.054 Tewas saat Mencoba...
Warga Gaza kelaparan akibat blokade bantuan kemanusiaan oleh Israel. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Antara 27 Mei dan 21 Juli, pasukan Israel membunuh 1.054 warga Palestina di Gaza saat mereka mencoba mendapatkan makanan. Data itu dirilis Kantor Hak Asasi Manusia PBB pada Selasa (22/7/2025).

Menurut data itu, 766 dari mereka tewas di dekat lokasi GHF yang didukung Amerika Serikat (AS) dan Israel, dan 288 orang tewas di dekat konvoi PBB atau organisasi bantuan lainnya.

“Warga Palestina di Gaza sekarat karena kelaparan atau peluru tentara Israel saat mencoba mendapatkan makanan,” ungkap pernyataan PBB.

Lembaga PBB itu menjelaskan, “Kematian dan penderitaan fisik dan psikologis yang mengerikan akibat kelaparan adalah akibat dari campur tangan Israel dalam pengiriman dan militerisasi bantuan kemanusiaan.”

Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa 51 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel di seluruh Gaza sejak fajar hari ini (22/7/2025), termasuk 14 pencari bantuan.

Sementara itu, Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa mengatakan "semua opsi tersedia" jika Israel tidak memenuhi janjinya untuk memfasilitasi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.

"Pembunuhan warga sipil yang mencari bantuan di Gaza tidak dapat dibenarkan," tulis Kaja Kallas dalam unggahan media sosial.

Dia menambahkan bahwa ia telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar "untuk mengingatkan kembali pemahaman kami tentang aliran bantuan dan menegaskan" tentara Israel "harus berhenti membunuh orang di titik-titik distribusi".

Awal bulan ini, Kallas mengatakan Israel telah setuju memperluas akses kemanusiaan ke Gaza, termasuk menambah jumlah truk bantuan, titik penyeberangan, dan rute menuju pusat-pusat distribusi.

Baca juga: Menlu Iran Tegaskan Tak Pernah Berusaha Hapus Israel dari Peta
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved