15 Orang Tewas akibat Kelaparan di Gaza dalam 24 Jam Terakhir, Semua Orang Menahan Lapar
Selasa, 22 Juli 2025 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan di Deir el-Balah, ia telah melihat "orang-orang kelaparan, anak-anak membawa mangkuk kosong, mencari makanan, mencari air. Di sini benar-benar menyedihkan.”
"Kami melihat peningkatan jumlah anak-anak di klinik dan pusat gizi kami yang kekurangan gizi ... Kami juga melihat peningkatan jumlah ibu hamil dan menyusui yang juga kekurangan gizi," ujar dia.
Dia menambahkan, "Semua orang di Gaza sekarang kelaparan, dan bahkan di tim saya, saya melihat jelas tim saya kekurangan tenaga, dan mereka juga tidak bisa mendapatkan makanan di pasar."
Deirdre Nunan, seorang ahli bedah ortopedi Kanada yang saat ini menjadi sukarelawan di Rumah Sakit Al Nasser di Khan Younis, Gaza selatan, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa beberapa staf medis harus bekerja shift 24 jam di daerah kantong yang terkepung itu.
"Ada satu makanan yang disediakan di sore hari, dan itu makanan sederhana. Kemarin adalah lentil biasa; Beberapa hari yang lalu, nasinya dimasak hanya dengan beberapa potong jagung, jadi nutrisinya tidak lengkap, dan kalorinya juga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seseorang yang bekerja seharian penuh," ujar dia.
"Kami melihat peningkatan jumlah anak-anak di klinik dan pusat gizi kami yang kekurangan gizi ... Kami juga melihat peningkatan jumlah ibu hamil dan menyusui yang juga kekurangan gizi," ujar dia.
Dia menambahkan, "Semua orang di Gaza sekarang kelaparan, dan bahkan di tim saya, saya melihat jelas tim saya kekurangan tenaga, dan mereka juga tidak bisa mendapatkan makanan di pasar."
Deirdre Nunan, seorang ahli bedah ortopedi Kanada yang saat ini menjadi sukarelawan di Rumah Sakit Al Nasser di Khan Younis, Gaza selatan, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa beberapa staf medis harus bekerja shift 24 jam di daerah kantong yang terkepung itu.
"Ada satu makanan yang disediakan di sore hari, dan itu makanan sederhana. Kemarin adalah lentil biasa; Beberapa hari yang lalu, nasinya dimasak hanya dengan beberapa potong jagung, jadi nutrisinya tidak lengkap, dan kalorinya juga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seseorang yang bekerja seharian penuh," ujar dia.
Lihat Juga :