Media AS: Pemerintahan Trump Anggap PM Israel Benjamin Netanyahu Orang Gila

Selasa, 22 Juli 2025 - 12:09 WIB
loading...
Media AS: Pemerintahan...
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menganggap PM Israel Benjamin Netanyahu orang gila. Foto/gov.il
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump semakin memandang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai "orang gila" yang merusak upaya diplomatik Washington di Timur Tengah. Penilaian pihak Gedung Putih ini diungkap, media Amerika; Axios.

Israel telah melakukan serangan udara pekan lalu terhadap pasukan pemerintah Suriah dan markas militer di Damaskus sebagai respons atas bentrokan berdarah antara komunitas Druze dan Badui Sunni di Suriah selatan. Gencatan senjata kemudian diumumkan pada hari Sabtu dan semestinya masih berlaku.

“Setelah beberapa hari berdarah di Provinsi Sweida, Pasukan Keamanan Dalam Negeri telah berhasil menenangkan situasi setelah penempatan mereka di wilayah utara dan barat,” tulis Menteri Dalam Negeri Suriah Anas Khattab di X.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Negara NATO Tangkap 2 Tentara Israel atas Kejahatan Perang Gaza

Meskipun ada gencatan senjata, para pejabat AS menjadi jauh lebih khawatir dengan perilaku dan kebijakan Netanyahu, menurut laporan Axios yang mengutip sumber-sumber Gedung Putih yang mengetahui masalah tersebut.

“Bibi bertindak seperti orang gila. Dia selalu mengebom segalanya,” lanjut laporan itu, mengutip seorang pejabat Gedung Putih yang menggunakan nama panggilan Benjamin Netanyahu.

“Ini dapat melemahkan apa yang sedang Trump coba lakukan," lanjut pejabat tersebut.

“Presiden tidak suka menyalakan televisi dan melihat bom dijatuhkan di negara tempat dia mencari perdamaian dan telah membuat pengumuman monumental untuk membantu pembangunan kembali,” imbuh pejabat Gedung Putih.

Pada hari Senin (21/7/2025), juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa Trump terkejut oleh serangan Israel di Suriah dan juga serangan Israel baru-baru ini terhadap satu-satunya gereja Katolik di Gaza.

"Dalam kedua kasus tersebut, presiden segera menghubungi perdana menteri untuk memperbaiki situasi ini," kata Leavitt.

Kantor Netanyahu mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka "sangat menyesalkan" serangan terhadap Gereja Keluarga Kudus, yang menewaskan tiga orang, dan berjanji untuk menyelidiki insiden tersebut.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan serangan di Suriah dimaksudkan untuk melindungi penduduk Druze dari apa yang mereka sebut sebagai "kekejaman".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved