Jet Tempur Hantam Sekolah Tewaskan 27 Orang: 'Teman Terbakar Ambruk di Kaki Saya, Memohon Diselamatkan'
Selasa, 22 Juli 2025 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
"Saat itu, 80% anak-anak di gedung itu sudah pulang. Dan kemudian terdengar suara gemuruh yang mengerikan di dalam gedung, tanpa saya sadari, saya melihat anak-anak kecil berlarian. Saya melihat tubuh mereka terbakar," kenang Das dalam sebuah unggahan Facebook, Selasa (22/7/2025).
Dia mengatakan dirinya bergegas ke kamar mandi dan menyiramkan air ke beberapa siswa yang menderita luka bakar. Saat itu, api dan kepanikan telah menyebar ke seluruh sekolah. Sementara itu, seorang guru berteriak meminta siswa untuk mengosongkan ruangan.
"Ketika saya keluar dari ruangan, saya melihat api yang begitu besar. Seluruh koridor terbakar. Hanya sekitar 60 cm dari saya, seorang teman saya berlari ke dalam api. Dia ambruk di kaki saya, memohon untuk diselamatkan. Seluruh tubuhnya terbakar. Saya berdiri di sana seperti batu. Seseorang menarik saya, dan kami dibawa keluar," kata Das.
Ketika dia kembali setelah lima menit, dia melihat tubuh para siswa muda yang terbakar di dalam gedung. "Mengapa saya tidak tergores sedikit pun, mengapa tidak terjadi apa-apa pada saya, saya tidak tahu. Wajah anak-anak kecil itu terbayang di depan mata saya," kata guru yang trauma itu.
Trauma tersebut juga berdampak besar pada para siswa, karena harus menyaksikan teman-teman sekelas mereka terbakar hingga tewas.
"Pesawat itu menghantam gedung sekolah tepat di depan mata saya," kenang Farhan Hasan, siswa yang baru saja menyelesaikan ujian dan meninggalkan ruang kelas.
Dia mengatakan dirinya bergegas ke kamar mandi dan menyiramkan air ke beberapa siswa yang menderita luka bakar. Saat itu, api dan kepanikan telah menyebar ke seluruh sekolah. Sementara itu, seorang guru berteriak meminta siswa untuk mengosongkan ruangan.
"Ketika saya keluar dari ruangan, saya melihat api yang begitu besar. Seluruh koridor terbakar. Hanya sekitar 60 cm dari saya, seorang teman saya berlari ke dalam api. Dia ambruk di kaki saya, memohon untuk diselamatkan. Seluruh tubuhnya terbakar. Saya berdiri di sana seperti batu. Seseorang menarik saya, dan kami dibawa keluar," kata Das.
Ketika dia kembali setelah lima menit, dia melihat tubuh para siswa muda yang terbakar di dalam gedung. "Mengapa saya tidak tergores sedikit pun, mengapa tidak terjadi apa-apa pada saya, saya tidak tahu. Wajah anak-anak kecil itu terbayang di depan mata saya," kata guru yang trauma itu.
Trauma tersebut juga berdampak besar pada para siswa, karena harus menyaksikan teman-teman sekelas mereka terbakar hingga tewas.
"Pesawat itu menghantam gedung sekolah tepat di depan mata saya," kenang Farhan Hasan, siswa yang baru saja menyelesaikan ujian dan meninggalkan ruang kelas.
Lihat Juga :