Rusia Bombardir Situs-situs Militer Ukraina dengan Rudal Hipersonik Kinzhal
Selasa, 22 Juli 2025 - 07:54 WIB
loading...
Rusia telah membombardir situs-situs militer Ukraina dengan berbagai rudal, termasuk rudal hipersonik Kinzhal. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A
A
A
KYIV - Militer Rusia mengonfirmasi telah melakukan serangan terkoordinasi terhadap situs-situs militer Ukraina, termasuk kompleks industri pertahanan dan lapangan udara. Situs-situs militer itu dibombardir dengan berbagai rudal.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa serangannya melibatkan senjata presisi jarak jauh yang diluncurkan dari udara, laut, dan darat—termasuk rudal balistik hipersonik Kinzhal dan drone serang.
"Tujuan serangan telah tercapai. Semua target yang ditentukan telah terkena serangan," kata kementerian tersebut, yang dilansir Russia Today, Selasa (22/7/2025).
Baca Juga: Drone Ukraina Serang Moskow, Rusia Balas Merudal Kyiv
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengonfirmasi rentetan serangan Rusia. Dia melaporkan kerusakan di Kyiv dan sekitarnya, serta di wilayah Kharkiv dan Ivano-Frankivsk.
Zelensky mengeklaim bahwa sistem pertahanan udara Ukraina telah menembak jatuh drone di wilayah Sumy, Khmelnitsky, Kropyvnytskyi, Mykolaiv, dan Poltava, serta di wilayah Kherson.
Menurut Zelensky, serangan itu berlangsung sepanjang malam dan melibatkan lebih dari 420 drone dan lebih dari 20 rudal, yang mengakibatkan dua orang tewas dan 15 orang luka-luka.
Sebelumnya, juga pada hari Senin, media dan pejabat Ukraina melaporkan kerusakan pada fasilitas non-perumahan di Kyiv, serta sebuah supermarket, sebuah gudang, dan sebuah kompleks bangunan tak berpenghuni di lokasi yang dirahasiakan.
Para pejabat Rusia bersikeras bahwa serangan tersebut semata-mata ditujukan pada fasilitas yang berhubungan dengan militer dan tidak pernah menargetkan warga sipil.
Moskow juga mengatakan serangan itu merupakan balasan atas serangan Kyiv yang jauh ke dalam wilayah Rusia, yang seringkali menargetkan bangunan tempat tinggal dan infrastruktur penting.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa serangannya melibatkan senjata presisi jarak jauh yang diluncurkan dari udara, laut, dan darat—termasuk rudal balistik hipersonik Kinzhal dan drone serang.
"Tujuan serangan telah tercapai. Semua target yang ditentukan telah terkena serangan," kata kementerian tersebut, yang dilansir Russia Today, Selasa (22/7/2025).
Baca Juga: Drone Ukraina Serang Moskow, Rusia Balas Merudal Kyiv
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengonfirmasi rentetan serangan Rusia. Dia melaporkan kerusakan di Kyiv dan sekitarnya, serta di wilayah Kharkiv dan Ivano-Frankivsk.
Zelensky mengeklaim bahwa sistem pertahanan udara Ukraina telah menembak jatuh drone di wilayah Sumy, Khmelnitsky, Kropyvnytskyi, Mykolaiv, dan Poltava, serta di wilayah Kherson.
Menurut Zelensky, serangan itu berlangsung sepanjang malam dan melibatkan lebih dari 420 drone dan lebih dari 20 rudal, yang mengakibatkan dua orang tewas dan 15 orang luka-luka.
Sebelumnya, juga pada hari Senin, media dan pejabat Ukraina melaporkan kerusakan pada fasilitas non-perumahan di Kyiv, serta sebuah supermarket, sebuah gudang, dan sebuah kompleks bangunan tak berpenghuni di lokasi yang dirahasiakan.
Para pejabat Rusia bersikeras bahwa serangan tersebut semata-mata ditujukan pada fasilitas yang berhubungan dengan militer dan tidak pernah menargetkan warga sipil.
Moskow juga mengatakan serangan itu merupakan balasan atas serangan Kyiv yang jauh ke dalam wilayah Rusia, yang seringkali menargetkan bangunan tempat tinggal dan infrastruktur penting.
(mas)
Lihat Juga :