Hamas Tuding Israel Melakukan Pembersihan Etnis secara Sistematis di Gaza

Senin, 21 Juli 2025 - 02:02 WIB
loading...
Hamas Tuding Israel...
Hamas tuding Israel melakukan pembersihan etnis secara sistematis di Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Hamas mengatakan tindakan Israel di Gaza adalah "pembersihan etnis sistematis di mana pembunuhan, kelaparan, dan kehausan digunakan sebagai alat genosida". Itu menunjukkan kalau Israel melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan kematian lebih dari 70 anak akibat malnutrisi merupakan "noda kemanusiaan" dan diamnya komunitas internasional merupakan "kejahatan tambahan".

"Ribuan ton bantuan tertahan di perlintasan Rafah sementara warga Gaza meninggal karena kelaparan, kehausan, dan penyakit. Kami menganggap pendudukan dan pemerintah AS sepenuhnya bertanggung jawab atas pembantaian di titik-titik bantuan dan mekanisme pembunuhan sistematis di Gaza," kata kelompok Palestina tersebut, dilansir Al Jazeera.

Hamas menyerukan penyelidikan mendesak terhadap GHF yang di lokasinya lebih dari 900 orang telah terbunuh saat mencari bantuan yang menyelamatkan jiwa.

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankah BRICS Jadi Aliansi Militer?

Sementara itu, analis politik Israel, Gideon Levy, menuduh pemerintah merencanakan pembersihan etnis di Gaza.

"Seseorang telah merancangnya, ada diskusi pro dan kontra, alternatif diajukan, opsi pembersihan total vs. bertahap, dan semuanya dilakukan di ruang konferensi ber-AC dengan notulen rapat dan keputusan dibuat," tulis Levy dalam sebuah opini di surat kabar Israel, Haaretz.

"Untuk pertama kalinya sejak perang balas dendam di Gaza dimulai, jelas bahwa Israel memiliki rencana – dan rencana itu berjangkauan luas.

"Ini bukan lagi perang bergulir. Kita tidak bisa lagi menuduh Benjamin Netanyahu mengobarkan perang tanpa tujuan. Ada tujuan di balik perang ini, dan ini adalah tujuan kriminal. Kita tidak bisa lagi memberi tahu komandan tentara bahwa pasukan mereka sekarat tanpa alasan: Mereka sekarat dalam perang pembersihan etnis."

Artikel tersebut merujuk pada rencana tentara Israel untuk memindahkan secara paksa seluruh penduduk Gaza ke zona konsentrasi di selatan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved