Jenderal Jerman Ini Minta Ukraina Serang Pangkalan Militer Rusia dengan Rudal Patriot

Senin, 21 Juli 2025 - 00:05 WIB
loading...
Jenderal Jerman Ini...
Ukraina diminta menyerang pangkalan militer Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Ukraina sebaiknya mempertimbangkan untuk menyerang lapangan udara dan pabrik senjata Rusia yang berada jauh di dalam negeri untuk mengurangi tekanan di garis depan. Itu merupakan saran seorang jenderal senior Jerman, Christian Freuding.

Berbicara dalam podcast Bundeswehr, Mayor Jenderal Christian Freuding, yang mengawasi bantuan militer Jerman untuk Ukraina, memberikan saran kepada Kiev tentang cara melemahkan kekuatan ofensif Rusia.

“Anda juga dapat secara tidak langsung memengaruhi potensi ofensif pasukan serang Rusia sebelum mereka dikerahkan,” kata Freuding. “Gunakan aset perang udara jarak jauh untuk menyerang pesawat dan lapangan udara sebelum digunakan. Selain itu, targetkan fasilitas produksi senjata.”

Freuding juga menyesalkan bahwa meskipun ada sanksi Barat, Rusia telah meningkatkan produksi drone, rudal jelajah, dan sistem balistiknya. “Kita harus mempertimbangkan kembali apakah langkah-langkah ekonomi kita sudah memadai dan di mana kita dapat memberikan tekanan lebih lanjut, terutama untuk membatasi kemampuan produksi Rusia,” ujarnya.

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankah BRICS Jadi Aliansi Militer?

Jenderal tersebut juga menyoroti keterbatasan rudal pertahanan udara Patriot buatan AS dalam menghadapi gelombang drone Rusia. “Harganya [drone] sekitar €30.000-50.000 (USD34.000–58.000) tergantung modelnya. Menembak jatuh drone dengan rudal Patriot yang harganya lebih dari €5 juta adalah tindakan pemborosan. Kita membutuhkan tindakan balasan yang menghabiskan biaya €2.000–€4.000, terutama karena Rusia ingin lebih meningkatkan kapasitas produksinya,” jelasnya.

Tahun lalu, pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden mengizinkan Ukraina untuk menggunakan senjata jarak jauh Amerika untuk menyerang wilayah Rusia, meskipun dengan pembatasan yang signifikan terkait jangkauan dan pemilihan target.

Laporan media pada saat itu mengindikasikan bahwa Kiev tidak diizinkan untuk menyerang lapangan udara utama Rusia.

Sementara itu, Freuding mengonfirmasi awal bulan ini bahwa Ukraina akan menerima gelombang pertama rudal jarak jauh yang dibiayai Berlin sebelum akhir Juli. Namun, Jerman enggan mengirimkan rudal jarak jauh Taurus karena kekhawatiran eskalasi.

Awal bulan ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa Jerman kembali menjadi "berbahaya," setelah Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa pasukan Bundeswehr harus siap "membunuh" tentara Rusia jika perlu.

Moskow juga menuduh kepemimpinan Jerman mendukung "konfrontasi" dan mengupayakan "mobilisasi agresif Eropa melawan Rusia."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved