Hamas Kaji Peta Baru Gaza dalam Negosiasi Gencatan Senjata dengan Israel

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:45 WIB
loading...
A A A
Para mediator, khususnya Qatar, disebut-sebut memainkan peran kunci dalam mempersempit kesenjangan antara kedua belah pihak.

Namun, menurut lembaga penyiaran publik Israel, KAN, yang mengutip sumber-sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya, Hamas belum mengeluarkan tanggapan atas proposal terbaru tersebut.

Seorang pejabat Israel dilaporkan mengatakan, "Kami telah menunjukkan fleksibilitas, tetapi Hamas tidak merespons."

Seorang perwakilan dari salah satu negara mediator Arab, yang berbicara secara anonim kepada KAN, mengatakan bahwa "sebagian besar perselisihan mengenai pengerahan pasukan Israel telah diselesaikan," hanya menyisakan "beberapa masalah yang tersisa."

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankah BRICS Jadi Aliansi Militer?

Diplomat tersebut menggambarkan suasana tersebut sebagai "optimisme yang hati-hati."

Diplomat yang sama juga mengungkapkan bahwa dalam dua hari terakhir di Doha, negosiasi berfokus pada jumlah dan identitas tahanan Palestina yang akan dibebaskan dengan imbalan tawanan Israel.

Diplomat tersebut menyebutkan pertemuan baru-baru ini antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani sebagai "titik balik penting" untuk memajukan perundingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved