Pria Ini Bisniskan Kepala Botaknya, Pasang Iklan di Jidat Harganya Rp9,4 Juta

Minggu, 20 Juli 2025 - 12:52 WIB
loading...
Pria Ini Bisniskan Kepala...
Shafeek Hashim, pria India yang sewakan kepala botaknya sebagai lahan iklan produk. Foto/Gulf News
A A A
NEW DELHI - Shafeek Hashim (36), seorang travel vlogger asal India, telah menjadikan kepala botaknya sebagai ladang bisnis. Bak papan reklame, kepala pria itu disewakan untuk iklan logo sebuah produk dalam wujudtato.

Tentu saja tato yang menempel di jidat dan kulit kepalanya adalah tato temporer.

Langkah berani ini membuahkan hasil ketika dia mendapatkan kontrak pertamanya senilai Rs50.000 (Rp9,4 juta) untuk iklan tiga bulan.

Pria asal distrik Alappuzha ini menato sementara logo klinik rambut dan kulit yang berbasis di Kochi di kulit kepalanya. Iklan tersebut akan ditampilkan secara mencolok di video-video YouTube-nya.

Baca Juga: Viral! Pria China Menyamar Jadi Perempuan dan Tiduri 1.691 Lelaki, Banyak Korban Terinfeksi HIV

Shafeek mengatakan kepada The New Indian Express bahwa ide itu muncul saat dia sedang mempertimbangkan transplantasi rambut.

"Setelah berpikir panjang, saya menyadari bahwa kebotakan ini alami, dan tidak ada rasa malu di dalamnya. Saya memutuskan untuk menerimanya—dan mengubahnya menjadi peluang kreatif," katanya, yang dilansir Minggu (20/7/2025).

Rencana sederhananya, dia mengundang merek untuk beriklan di kepalanya yang botak selama syuting videonya. Setelah mengunggah tawaran tersebut di media sosial, hal itu dengan cepat menarik perhatian media dan perusahaan.

“Sebagai bagian dari kesepakatan ini, saya akan merilis setidaknya tiga video YouTube selama tiga bulan ke depan dengan iklan yang terlihat jelas,” katanya. “Kepala saya akan ditonjolkan untuk menarik perhatian penonton.”

Tato temporer dapat dengan mudah dihilangkan dengan bahan kimia, tetapi Shafeek mengatakan ide ini akan tetap ada.

“Saya yakin saya orang pertama di India—bahkan mungkin di dunia—yang menyewakan kepala botak saya untuk iklan merek,” katanya.

"Ini bukan tentang menjadi viral. Ini tentang mengubah cara masyarakat memandang citra tubuh dan menunjukkan bahwa kepercayaan diri dapat mengubah kekurangan yang dirasakan menjadi kekuatan," paparnya.

Di Instagram, Shafeek membagikan perjalanannya dari diejek di kampus karena kebotakan hingga mengubahnya menjadi peluang branding.

"Dulu teman-teman saya mengejek saya, tetapi saya tidak pernah menganggapnya serius. Sekarang, generasi muda lebih sadar akan body shaming. Saat mempertimbangkan transplantasi rambut, saya berpikir, mengapa tidak memanfaatkan kebotakan saya saja?" paparnya.

Tidak yakin bagaimana cara kerjanya, dia mengunggah ide tersebut secara daring. Unggahan itu menjadi viral, menarik minat berbagai merek. Dia akhirnya memilih klinik rambut dan kulit dengan banyak cabang di seluruh India.

"Saya menandatangani kontrak dengan klinik tersebut. Saya rasa saya orang pertama di India yang memonetisasi kebotakan seperti ini," katanya.

"Saya tidak melakukan ini untuk ketenaran, tetapi untuk menantang pandangan masyarakat tentang citra tubuh dan menumbuhkan kepercayaan diri," imbuh dia.

Shafeek mengelola kanal YouTube "70mm Vlogs", dengan lebih dari 28.000 pelanggan. Mantan produser program dan kreator konten digital di Kerala dan Arab Saudi ini kini berfokus untuk mengubah momen sehari-hari menjadi konten yang berdampak.

Ke depannya, Shafeek berharap mendapatkan tawaran yang lebih besar dan lebih baik—sembari memamerkan papan iklan barunya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved