Israel Sebut Suriah Sangat Berbahaya, Tepis Janji Al-Sharaa Lindungi Etnis Druze

Minggu, 20 Juli 2025 - 08:18 WIB
loading...
Israel Sebut Suriah...
Israel menepis janji baru Presiden Sementara Suriah Ahmed Al-Sharaa untuk melindungi etnis Druze dan kaum minoritas lainnya setelah bentrokan sektarian yang mematikan. Foto/Screenshot video Sky News
A A A
DAMASKUS - Pemerintah Israel menepis janji baru Presiden Sementara Suriah Ahmed Al-Sharaa untuk melindungi etnis Druze dan kaum minoritas lainnya setelah bentrokan sektarian yang mematikan. Rezim Zionis bahkan menyebut Suriah di bawah Al-Sharaa menjadi sangat berbahaya bagi kaum minoritas.

Lebih dari 900 orang telah tewas di Provinsi Sweida, Suriah, sejak Minggu pekan lalu, seiring bentrokan antara kelompok Druze dan Badui Arab yang melibatkan pasukan pemerintah Suriah yang dipimpin kelompok Islamis, Israel, dan suku-suku bersenjata dari berbagai wilayah Suriah.

"Intinya: Di Suriah yang dikuasai Al-Shara, sangat berbahaya menjadi anggota minoritas—Kurdi, Druze, Alawi, atau Kristen," tulis Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar di akun X-nya.

Baca Juga: Usai Berperang karena Druze, Israel dan Suriah Sepakat untuk Gencatan Senjata

"Hal ini telah terbukti berulang kali selama enam bulan terakhir," ujarnya, seperti dikutip dari BBC, Minggu (20/7/2025).

"Masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk menjamin keamanan dan hak-hak minoritas di Suriah dan untuk mensyaratkan penerimaan Suriah yang baru ke dalam keluarga bangsa-bangsa dengan perlindungan mereka," imbuh dia.

Pasukan Kementerian Dalam Negeri Suriah mulai dikerahkan di wilayah inti Druze pada hari Sabtu di bawah kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat yang bertujuan untuk mencegah intervensi militer Israel lebih lanjut.

Israel sebelumnya mengebom pasukan Kementerian Pertahanan di Sweida dan Ibu Kota Suriah; Damaskus, awal pekan ini untuk memaksa penarikan pasukan setelah mereka dituduh melakukan eksekusi singkat dan pelanggaran lainnya terhadap warga sipil Druze selama penempatan singkat mereka di provinsi selatan Suriah.

Israel, yang memiliki komunitas Druze yang cukup besar, mengatakan bahwa mereka membela minoritas tersebut.

Namun, beberapa diplomat dan analis mengatakan tujuan Israel adalah untuk melemahkan militer di Suriah karena mereka berada di titik lemah sejak kelompok Islam Sunni pimpinan Al-Sharaa menggulingkan Bashar Al-Assad, sekutu Iran, pada Desember 2024.

Ketegangan berkepanjangan antara suku Druze dan Badui Arab di Sweida pecah menjadi bentrokan sektarian yang mematikan Minggu lalu, menyusul penculikan seorang pedagang Druze di jalan raya menuju ibu kota.

Menurut Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR) yang berbasis di Inggris, 940 orang telah tewas sejak saat itu.

Gencatan senjata antara Israel dan Suriah diumumkan oleh utusan khusus AS untuk Suriah, Tom Barrack, pada hari Jumat.

"Kami menyerukan kepada Druze, Badui, dan Sunni untuk meletakkan senjata mereka dan bersama dengan minoritas lainnya membangun identitas Suriah yang baru dan bersatu dalam perdamaian dan kesejahteraan dengan negara-negara tetangganya," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Keji! Israel Bunuh Kiper...
Keji! Israel Bunuh Kiper Tim Sepak Bola Palestina
Rekomendasi
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved