Israel Klaim Sudah Melobi Etiopia, Indonesia, dan Libya untuk Menampung Pengungsi Palestina

Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:37 WIB
loading...
Israel Klaim Sudah Melobi...
Israel sudah melobi Etiopia, Indonesia dan Libya untuk menampung pengungsi Palestina. Foto/X/@QudsNen
A A A
WASHINGTON - Direktur badan intelijen Israel , Mossad, David Barnea, mengunjungi Washington minggu ini untuk meminta bantuan AS dalam meyakinkan negara-negara lain agar menerima ratusan ribu warga Palestina dari Gaza. Bahkan Kepala intelijen, David Barnea, mengatakan kepada utusan Gedung Putih, Steve Witkoff, bahwa Israel telah berbicara secara khusus dengan Etiopia, Indonesia, dan Libya.

Tujuan pemerintah Israel untuk memindahkan sebagian besar penduduk Gaza sangat kontroversial. Meskipun pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengklaim "relokasi" semacam itu bersifat "sukarela", para pakar hukum AS dan Israel telah menyebutnya sebagai kejahatan perang.

Dalam pertemuan mereka awal pekan ini, Barnea memberi tahu Witkoff bahwa Etiopia, Indonesia, dan Libya telah menyatakan keterbukaan untuk menerima sejumlah besar warga Palestina dari Gaza, kata kedua sumber tersebut, dilansir Axios.

Barnea menyarankan agar AS menawarkan insentif kepada negara-negara tersebut dan membantu Israel meyakinkan mereka.

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankan BRICS Jadi Aliansi Militer?

Witkoff tidak berkomitmen, dan tidak jelas apakah AS akan secara aktif mempertimbangkan masalah ini, kata salah satu sumber.

Gedung Putih, Kantor Perdana Menteri Israel, dan Kementerian Luar Negeri Etiopia, Indonesia, dan Libya tidak menanggapi permintaan komentar sebelum publikasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved