Israel Klaim Sudah Melobi Etiopia, Indonesia, dan Libya untuk Menampung Pengungsi Palestina

Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:37 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat senior Israel mengklaim bahwa, sebagai bagian dari kesepakatan dengan ketiga negara, pemindahan warga Palestina akan bersifat "sukarela dan tidak dipaksakan," dan bahwa Israel akan berkomitmen untuk mengizinkan setiap warga Palestina yang pergi untuk kembali ke Gaza kapan saja.

Namun, gagasan bahwa kepergian massal semacam itu dapat dianggap "sukarela" dalam situasi seperti ini telah diperdebatkan.

Apa yang mereka katakan: Ketika Netanyahu mengunjungi Gedung Putih minggu lalu, Trump ditanya tentang masalah ini dan menyerahkannya kepada Perdana Menteri Israel.

Netanyahu mengatakan Israel bekerja sama dengan AS "sangat erat" untuk menemukan negara-negara yang akan setuju untuk menerima warga Palestina dari Gaza dan menekankan bahwa "kami hampir menemukan beberapa negara."

"Saya pikir Presiden Trump memiliki visi yang brilian. Itu disebut pilihan bebas. Anda tahu, jika orang ingin tinggal, mereka bisa tinggal, tetapi jika mereka ingin pergi, mereka seharusnya bisa pergi. Seharusnya tidak menjadi penjara," kata Netanyahu, dilansir Axios.

Setelah makan malam, seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada wartawan bahwa Trump telah menunjukkan minat untuk terus mendorong "relokasi" warga Palestina dari Gaza. Gedung Putih tidak berkomentar saat itu.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved