9 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, 2 di Antaranya Telah Diserang Rudal Iran

Jum'at, 18 Juli 2025 - 15:17 WIB
loading...
9 Pangkalan Militer...
Ada 9 pangkalan militer utama AS di Timur Tengah, salah satunya Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar yang telah diserang rudal Iran bulan lalu. Foto/Planet Labs
A A A
JAKARTA - Sejak era Perang Dingin dan konflik Teluk, Amerika Serikat (AS) membangun banyak pangkalan militer di Timur Tengah. Salah satunya adalah Pangkalan Al Udeid di Qatar, yang bulan lalu diserang rudal Iran sebagai balasan setelah Amerika membombardir tiga situs nuklir negara Islam tersebut.

Mengutip laporan Al Jazeera, saat ini, AS menempatkan antara 40.000 hingga 50.000 personel militer di lebih dari 19 lokasi, termasuk delapan pangkalan permanen dan beberapa fasilitas kontingen yang selalu siap bergerak sesuai kebutuhan strategis.

Baca Juga: Citra Satelit Ungkap Kemungkinan Kerusakan Pangkalan AS di Qatar yang Diserang Iran

9 Pangkalan Militer Utama AS di Timur Tengah

1. Al Udeid Air Base (Qatar)


♦Pangkalan terbesar AS di Timur Tengah, berdiri sejak 1996 di luar Doha.
♦Menampung 8.000–11.000 personel militer, menjadi markas Komando Pusat (CENTCOM) untuk misi Irak, Suriah, hingga Afghanistan.
♦Menjadi sasaran serangan rudal Iran pada 23 Juni 2025, salah satu misil berhasil menghantam "radome" senilai USD15 juta, namun tanpa korban jiwa dan operasi tetap berlangsung lancar.

2. Naval Support Activity (NSA) Bahrain


♦Markas Angkatan Laut utama untuk Armada Kelima AS di Teluk, mengelola keamanan jalur maritim strategis termasuk Selat Hormuz.
♦Mengelola sekitar 9.000 personel militer dan sipil, termasuk kapal perang dan pesawat patroli.


3. Camp Arifjan Kuwait


♦Markas logistik utama Pusat Angkatan Darat (ARCENT) AS, dibuka 1999, sekitar 55km dari Kuwait City.
Hub resupply, penyimpanan perlengkapan dan kendaraan, serta operasi militer di Asia Barat.

4. Ali Al Salem Air Base (Kuwait)


♦Rumah bagi 386th Air Expeditionary Wing, pusat logistik udara untuk pengiriman personel dan perlengkapan, termasuk drone MQ-9 dan pesawat C-130/C-17.

5. Camp Buehring (Kuwait)


♦Terletak di daerah Udairi; pangkalan staging pasukan AS menuju Irak dan Suriah sejak 2003.
♦Berfungsi sebagai basis reservasi dan persiapan untuk misi darat cepat.

6. Al Dhafra Air Base (Uni Emirat Arab)


♦Terletak dekat Abu Dhabi, menjadi markas 380th Air Expeditionary Wing.
♦Fasilitas canggih, mencakup jet tempur siluman F-22 Raptor, drone MQ-9, hingga AWACS untuk pengawasan dan pertahanan udara.

7. Erbil Air Base (Irak)


♦Pangkalan udara di Kurdistan Irak ini mendukung operasi udara AS di Irak utara dan Suriah.
♦Digunakan sebagai pusat pelatihan pasukan lokal (Peshmerga) dan dukungan kontra-terorisme.


8. Al Asad Air Base (Irak)


♦Salah satu pangkalan utama AS di provinsi Al-Anbar. Sering digunakan untuk latihan, operasi militer, dan menjadi target serangan rudal Iran pada 2020 pasca-pembunuhan jenderal Iran; Qassem Soleimani.

9. Al-Tanf Garrison (Suriah)


♦Terletak di timur selatan Suriah dekat perbatasan Irak–Yordania.
♦Markas kecil bagi sekitar 200 personel AS untuk misi anti-ISIS dan memonitor lintas jalan Baghdad–Damaskus .

Setiap pangkalan memiliki fungsi spesifik—dari pengumpulan intelijen, pengiriman logistik, dukungan udara, hingga operasi khusus. Misalnya, Al Udeid dan Al Dhafra menjadi pusat kendali udara dan pengintaian serta pertahanan misil untuk melindungi armada di kawasan.

Operasi AS di Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab menunjukkan kemitraan militer yang erat dengan negara tuan rumah, memperkuat keberpihakan mereka ke AS dibanding China atau Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved