Skandal Seks Guncang Kuil Buddha Thailand: Wanita Cantik Peras Para Biksu via Video Intim

Jum'at, 18 Juli 2025 - 09:30 WIB
loading...
Skandal Seks Guncang...
Kasus skandal seks mengguncang komunitas kuil Buddha di Thailand, di mana seorang wanita cantik memeras para biksu melalui rekaman video intim mereka. Foto/Facebook/ViralPress
A A A
BANGKOK - Skandal seks memalukan telah mengguncang komunitas kuil Buddha di Thailand. Seorang wanita cantik merayu para biksu Buddha untuk berhubungan intim sambil merekamnya, lalu rekaman video itu digunakan untuk memeras para biksu tersebut.

Wanita tersebut diidentifikasi sebagai Wilawan Emsawat (35). Dia dilaporkan telah terlibat skandal asusila dengan beberapa biksu, yang kemudian jadi target pemerasan.

Skandal ini terbongkar ketika Phra Thep Wachirapamok, seorang biksu yang sangat dihormati dari kuil Buddha-nya di pusat kota Bangkok, tiba-tiba meninggalkan status biksunya dan menghilang.

Baca Juga: Biksu Glamour di Thailand Tersandung Kasus Skandal Seks

Namun, segera terungkap bahwa Wachirapamok, yang lebih dikenal sebagai Arch, diduga menjalin hubungan terlarang dengan Emsawat, yang dilaporkan mengaku sedang hamil.

Emsawat, menurut laporan media lokal, meminta 7,7 juta baht sebagai imbalan atas kebungkamannya.

Namun ketika biksu tersebut diduga menolak membayar jumlah yang sangat besar, dia mengungkap perselingkuhan mereka kepada sesama biksu di kuil—yang memaksa Wachirapamok melarikan diri dari negara itu dalam keadaan yang memalukan.

Penggeledahan di rumah wanita tersebut menemukan lima ponsel berisi puluhan ribu berkas yang dilaporkan berisi rekaman-rekaman video biksu yang hilang.

Beberapa foto menunjukkan wanita itu sedang melakukan hubungan intim dengan para biksu dan politisi papan atas.

Kolonel Polisi Anek Taosuparp, wakil komandan Divisi Penindakan Kejahatan Polisi Thailand, mengatakan modus operandi Wilawan adalah mendapatkan kepercayaan para biksu sebelum menjalin hubungan seksual dengan mereka.

Dalam sebuah wawancara dengan media Thailand yang ditayangkan pada hari Rabu, Wilawan mengaku memiliki hubungan dengan dua biksu dan seorang profesor agama, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Jumat (18/7/2025).

Dia juga mengaku menerima hadiah-hadiah mewah, termasuk sebuah Mercedes-Benz SLK200 dan jutaan baht dalam bentuk transfer bank dan kartu bank pribadi.

Mayor Jenderal Polisi Charoonkiat Pankaew, wakil komisaris Biro Investigasi Kejahatan Siber, mengatakan lebih dari 12 kuil Buddha sedang diselidiki setelah skandal tersebut terungkap.

Rekaman video asusila yang bocor juga menunjukkan seorang biksu Buddha terekam sedang terlibat dalam pesta seks gay yang dipicu narkoba di sebuah kuil di Taiwan.

Setidaknya sembilan biksu sejauh ini telah terlibat, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

Dewan Tertinggi Sangha, badan tertinggi yang mengatur kehidupan beragama Buddha di Thailand, mengatakan peraturan monastik sedang ditinjau untuk menciptakan sanksi yang lebih modern.

Penjabat Sekretaris Dewan, Chatchapol Chaiyaporn, mengatakan: "Sebuah komite khusus baru akan dibentuk untuk melindungi agama Buddha, meninjau Undang-Undang Sangha dan undang-undang terkait lainnya, serta meningkatkan komunikasi publik."

"Proposal tersebut akan diajukan kepada Dewan Tertinggi untuk disetujui," paparnya.

Dia menambahkan bahwa celah dalam hukum monastik perlu diatasi untuk memulihkan kepercayaan publik.

Ittiporn Chan-iam, direktur Kantor Nasional Agama Buddha, mengatakan bahwa kantor tersebut mengusulkan hukuman penjara hingga tujuh tahun dan denda hingga 140.000 baht bagi para biksu yang dikeluarkan dari ordo karena pelanggaran monastik serius.

Penjabat Perdana Menteri (PM) Thailand Phumtham Wechayachai memerintahkan pihak berwenang untuk meninjau dan mempertimbangkan pengetatan undang-undang yang ada terkait biksu dan kuil, terutama transparansi keuangan kuil, untuk memulihkan kepercayaan pada agama Buddha. Demikian disampaikan juru bicara pemerintah, Jirayu Houngsub.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved