Mal Baru Dibuka Terbakar Hebat, 61 Orang Tewas, Banyak yang Hangus Terpanggang
Jum'at, 18 Juli 2025 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
Peraturan Keselamatan yang Longgar
Moataz Karim (45), bergegas ke mal pada tengah malam, hanya untuk menerima kabar buruk bahwa tiga kerabatnya hilang.
Beberapa jam kemudian, dia berhasil mengenali dua kerabatnya meskipun tubuh mereka hangus terbakar. Salah satunya baru mulai bekerja di pusat perbelanjaan tiga hari yang lalu.
"Tidak ada sistem pemadam kebakaran," katanya dengan marah, sambil menunggu kabar selanjutnya di luar departemen forensik.
Standar keselamatan di sektor konstruksi Irak seringkali diabaikan, dan negara itu, yang infrastrukturnya rusak setelah puluhan tahun konflik, seringkali menjadi lokasi kebakaran dan kecelakaan fatal.
Kebakaran meningkat selama musim panas yang terik karena suhu mendekati 50 derajat Celcius (122 derajat Fahrenheit).
Pada bulan September 2023, kebakaran menewaskan sedikitnya 100 orang ketika melanda aula pernikahan Irak yang ramai, memicu kepanikan dan kepanikan berhamburan keluar.
Pada bulan Juli 2021, kebakaran di unit Covid-19 sebuah rumah sakit di Irak selatan menewaskan lebih dari 60 orang.
Gubernur Miyahi mengumumkan tiga hari berkabung di Provinsi Wasit dan mengatakan pemerintah daerah akan mengajukan gugatan terhadap pemilik mal dan kontraktor bangunan.
"Tragedi ini merupakan kejutan besar dan membutuhkan tinjauan serius terhadap semua langkah-langkah keamanan," ujarnya.
Perdana Menteri Mohammed Shia al-Sudani memerintahkan penyelidikan menyeluruh atas kebakaran tersebut untuk mengidentifikasi kekurangan dan mencegah insiden lebih lanjut.
Ali Sistani, pemimpin otoritas tertinggi Syiah di Irak, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
(mas)
Lihat Juga :