Mal Baru Dibuka Terbakar Hebat, 61 Orang Tewas, Banyak yang Hangus Terpanggang
Jum'at, 18 Juli 2025 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kebakaran tragis itu merenggut nyawa 61 warga sipil tak berdosa, sebagian besar mati lemas di kamar mandi, dan di antara mereka terdapat 14 jenazah hangus yang belum teridentifikasi."
Laporan lain dari kantor berita INA, mengutip sumber medis, menyebutkan jumlah korban tewas 63 orang dan luka-luka 40 orang.
Gubernur Provinsi Wasit, Mohammed al-Miyahi, mengatakan bahwa para korban termasuk pria, wanita, dan anak-anak.
Seorang sumber medis di Kut mengatakan kepada AFP bahwa terdapat "banyak jenazah tak teridentifikasi".
Seorang koresponden AFP melaporkan melihat jenazah hangus di departemen forensik provinsi tersebut.
Tim pertahanan sipil menyelamatkan lebih dari 45 orang yang terjebak di dalam gedung, yang mencakup sebuah restoran dan supermarket, kata Kementerian Dalam Negeri.
Ambulans mengangkut korban hingga pukul 04.00 pagi, dengan bangsal di Kut kewalahan.
Seorang koresponden AFP melaporkan melihat kerabat yang berduka menunggu di departemen forensik untuk mendapatkan kabar, beberapa di antaranya ambruk karena duka.
Seorang pria jatuh tersungkur, dadanya berdebar kencang, dan dia berteriak.
Nasir al-Quraishi, seorang dokter berusia 50-an, mengatakan dia kehilangan lima anggota keluarga dalam kebakaran tersebut.
“Sebuah bencana telah menimpa kami,” ujarnya kepada AFP. “Kami pergi ke mal untuk makan, makan malam, dan menghindari pemadaman listrik di rumah."
“Sebuah AC meledak di lantai dua dan kemudian kebakaran terjadi—dan kami tidak dapat melarikan diri.”
"Kami Tidak Bisa Melarikan Diri"
Laporan lain dari kantor berita INA, mengutip sumber medis, menyebutkan jumlah korban tewas 63 orang dan luka-luka 40 orang.
Gubernur Provinsi Wasit, Mohammed al-Miyahi, mengatakan bahwa para korban termasuk pria, wanita, dan anak-anak.
Seorang sumber medis di Kut mengatakan kepada AFP bahwa terdapat "banyak jenazah tak teridentifikasi".
Seorang koresponden AFP melaporkan melihat jenazah hangus di departemen forensik provinsi tersebut.
Tim pertahanan sipil menyelamatkan lebih dari 45 orang yang terjebak di dalam gedung, yang mencakup sebuah restoran dan supermarket, kata Kementerian Dalam Negeri.
Ambulans mengangkut korban hingga pukul 04.00 pagi, dengan bangsal di Kut kewalahan.
Seorang koresponden AFP melaporkan melihat kerabat yang berduka menunggu di departemen forensik untuk mendapatkan kabar, beberapa di antaranya ambruk karena duka.
Seorang pria jatuh tersungkur, dadanya berdebar kencang, dan dia berteriak.
Nasir al-Quraishi, seorang dokter berusia 50-an, mengatakan dia kehilangan lima anggota keluarga dalam kebakaran tersebut.
“Sebuah bencana telah menimpa kami,” ujarnya kepada AFP. “Kami pergi ke mal untuk makan, makan malam, dan menghindari pemadaman listrik di rumah."
“Sebuah AC meledak di lantai dua dan kemudian kebakaran terjadi—dan kami tidak dapat melarikan diri.”
Lihat Juga :